Connect With Us

Wabah Corona, PKS Minta Pasar Kaget di Tangerang Distop Sementara

Muhamad Heru | Minggu, 22 Maret 2020 | 18:48

Ahmad Syahril Baidillah, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (@TangerangNews / Muhamad Heru)

TANGERANGNEWS.com-Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PKS Ahmad Syahril Baidillah menyoroti kegiatan pasar kaget atau pasar malam di Kabupaten Tangerang, yang masih berjalan dan ramai ditengah ancaman virus corona yang mulai mewabah.

Ahmad Syahril meminta kepada warga pengurus RT atau RW dan para pedagang untuk menghentikan sementara kegiatan pasar kaget tersebut.

"Stop sementara pasar kaget atau pasar malam di kampung-kampung. Karena itu mengundang massa yang bukan dari wilayahnya dan para pedagang pun rata-rata bukan penduduk setempat, jadi rawan penyebaran dengan interaksi," katanya, Minggu (22/3/2020).

Ahmad menyampaikan pihak aparat kepolisian sudah memberikan himbauan untuk tidak mengadakan kegiatan atau acara yang mengundang keramaian.

"Ini sesuai arahan pihak berwajib. Jadi minta kesadaran dari para pedagang dan masyarakat untuk mencegah penyebaran virus corona ini, karena melihat pasar kaget atau pasar malam masih beredar ramai di Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Wakil Ketua Fraksi PKS itu juga menyayangkan sikap warga yang cuek dan masa bodoh terkait wabah virus corona ini.

Ia berharap pihak pemerintah dari semua tingkatan untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat. Agar mereka menjaga kewaspadaannya dan tidak lengah dengan virus corona yang menyebar dengan cepat.

"Warga yang bersikap masa bodoh karena merasa belum mendapatkan informasi edaran untuk menjauhi kerumunan dan berjarak sosial distancing dari pemerintah hingga level RT dan RW," pungkasnya. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill