Connect With Us

DPRD Desak Pemkot Tangerang Buka-bukaan Data Pasien Corona

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 19 Maret 2020 | 18:52

Saeroji, Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Komisi II DPRD Kota Tangerang yang membidangi kesehatan dan pendidikan mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk buka-bukaan soal peta pasien suspect maupun positif COVID-19.

“Kami mendesak Pemkot Tangerang dalam hal ini dinas kesehatan untuk membuka peta pasien Corona,” jelas Saeroji, Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Kamis (19/3/2020).

Saeroji mengatakan sejauh ini Pemkot Tangerang tidak transparan terkait data warganya yang menderita COVID-19. Dia menuturkan, transparansi peta penderita COVID-19 sangat penting untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat sehingga bisa lebih mewaspadai virus mendunia ini.

“Bukan berarti untuk aib, tapi dalam rangka memberikan penyadaran kepada masyarakat untuk lebih hati-hati dan mengikuti langkah-langkah yang sudah dicanangkan Pemkot Tangerang,” ungkap Saeroji.

Ia berharap Pemkot Tangerang segera mempublikasikan peta penderita COVID-19. Sebab bila ditutup-tutupi, masyarakat menduga Kota Tangerang aman, padahal sedang dilanda atau menyandang status kejadian luar biasa (KLB) virus corona.

“Agar kita juga bisa bersama-sama untuk meminimalisir pencegahan ini. Jangan sampai kemudian semakin hari semakin mewabah karena ketidaktahuan seolah-olah tidak ada apa-apa,” tuturnya.

Berdasarkan peta dari situs info corona Pemprov Banten terdapat 20 pasien positif, 29 pasien dalam pengawasan (PDP), 154 orang dalam pemantauan (ODP) terkait COVID-19. Jika dirinci, 6 pasien positif, 9 PDP, dan 35 ODP berasal dari Kota Tangerang.(RMI/HRU)

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

KAB. TANGERANG
Pria di Pasar Kemis Tangerang Gantung Diri Gegara Ditinggal Istri

Pria di Pasar Kemis Tangerang Gantung Diri Gegara Ditinggal Istri

Minggu, 1 Februari 2026 | 17:50

Seorang pria berinisial PKN, 55 tahun, warga Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang ditemukan tewas dengan kondisi gantung diri di pohon mangga dekat rumahnya, pada Sabtu 31 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill