Connect With Us

Polisi Lengkapi Kasus Turab Ambrol di Tangerang

| Rabu, 2 November 2011 | 19:41

Tanggul Imam Bonjol yang jebol setelah baru saja dibangun. (tangerangnews/dira / tangerangnews/dira)

 
 TANGERANG-Bagaimana kabar kelanjutan kasus turab sungai Cisadane di Karawaci yang ambrol pada 2009 lalu . Ternyata petugas Polres Metro Kota Tangerang masih belum juga menyerahkan berkas tersebut kepada pihak Kejaksaan Negeri Tangerang.   
 
Namun, kini Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang yang baru, yakni AKBP Rahmat mengaku siap menyelesaikan berkas kasus tersebut untuk dilengkapi. Hal itu dikatakannya kepada wartawan.
Bahkan, Polres Metro Tangerang diakuinya sangat serius dalam mengusut dugaan korupsi pembangunan turab tersebut.
 
Rahmat menyatakan dalam waktu dekat ini akan melimpahkan kasus itu ke Kejaksan Negeri Tangerang. "Sudah lengkap. Nanti kalau mau kita limpahkan kita kasih tau, isi berkasnya," kata Kasat.
Menurutnya, selama ini pihaknya tengah memperlengkap berkas yang akan dilimpahkan itu. "Pasti kita tuntaskan. Kita tak melihat siapun dalam kasus ini, indikasinya kuat dan berkasnya lengkap kenapa tidak untuk dilimpahkan ke Kejari,"tegas Rahmat.
 
Dugaan korupsi, itu muncul setelah ambrolnya turap yang didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang itu, pada 2009 lalu.
 
 
Tersangka Pensiun
 
Salah seorang tersangka dalam kasus tersebut bernama  Dedy Sukanda seorang pegawai Negeri sipil (PNS) Kota Tangerang yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Bina Marga Kota Tangerang pensiun. Sebelumnya, hasil penyidikan aparat Polres Metro Kota Tangerang menyatakan, Dedy Sukanda adalah salah satu PNS yang menjadi tersangka dalam kasus ambrolnya turap sungai Cisadane yang menelan anggaran sekitar Rp5 miliar.
 
Seperti diketahui, hasil penyidikan aparat kepolisian, kontruksi bangunan tanggul itu tidak seperti peruntukannya sebagaimana dana yang digelontorkan. Polisi kemudian menetapkan tiga tersangka Direktur CV IKJ, Ade Jumhara dan Dedy Sukanda serta Rizky G, yang merupakan pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tangerang. (DRA)

KOTA TANGERANG
Mangkir, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bahar bin Smith Rabu Depan

Mangkir, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bahar bin Smith Rabu Depan

Sabtu, 7 Februari 2026 | 18:36

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus dugaan pengeroyokan kader Banser yang melibatkan Habib Bahar bin Smith.

HIBURAN
Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 10:11

Memilih toko vape yang tepat adalah kunci mendapatkan produk original dengan harga yang fair. Vapeo Vapestore telah menjadi pilihan utama para vaper di Kabupaten Tangerang

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill