Connect With Us

DPRD Desak Pemkot Segera Tangani 40 Titik Banjir

| Jumat, 4 November 2011 | 18:59

Warga menonton banjir di Ciledug (tangerangnews / dira)


TANGERANG-DPRD Kota Tangerang, mendesak kepada Pemerintah setempat untuk segera menangani sebanyak 40 titik banjir yang kerap mengintai warga saat musim penghujan tiba.
 Menurut Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang M Sjaifuddin Z Hamdin, dari sebanyak 60 titik banjir, Pemkot baru menangani 20 titik pada tahun 2011 ini. Sedangkan sisanya sebanyak 40 titik, belum ada penanganan.
 
 “Ke 40 titik banjir yang belum ditangani ini justru merupakan wilayah langganan banjir, seperti di Perumahan Ciledug Indah 1 dan 2, Wisma Tajur, Mutiara Pluit dan Total Persada. Diharapkan Pemkot segera menyelesaikan penangnan banjir di wilayah tersebut,” katanya, Jumat (4/11).
 
Sjaifuddin mengatakan, menurut informasi dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangerang, dalam waktu 2012 hingga 2014, DPU sudah membuat progres antisipasi dan penanganan banjir diantaranya seperti normalisasi sungai dan saluran pembuangan, perbaikan turap , pengadaan pompa serta pembuatan 1262 sumur resapan di 40 titik banjir.
 “Sedangkan persiapan yang rutin dilakukan untuk mengantisipasi banjir, Dinas PU sudah menyediakan beberapa hal seperti, pompa berjalan, karung palstik, pasir, beku, dan pemasangan alarm sinyal banjir,” katanya.
 Anggota fraksi PAN ini juga mengatakan bahwa untuk mengatasi permasalahan banjir di 40 titik ini Pemkot tidak bisa sendirian. Melainkan diperlukan dukungan baik dari pemerintah Provinsi ataupun Pemerintah pusat.
 Seperti pengerjaan normalisasi sungai dan penurapan, menurutnya, tidak akan rampung bila hanya dikerjakan oleh Pemkot saja, karena terbentur anggaran, sehingga diperlukan turun tangan dari Pemerintah Pusat dengan bantuan kucuran dana dan pengerjaannya.
 "Masalah banjir ini tidak dapat diselesaikan sendiri oleh Pemkot, tapi ini kerja lintas sektoral yang tidak hanya dilingkungan Pemkot melainkan juga Pemprov dan Pusat," katanya.
 Sjaifuddin juga meminta agar Dinas PU dapat memastikan seluruh gorong-gorong dan drainase tidak tersumbat sehingga dapat menyalurkan air ke sungai. “Selain itu juga dibuat kebijakan agar seluruh pengembang membuat tandon penampung air hujan,” katanya.(RAZ)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill