Connect With Us

Diduga Tilep Uang Pelanggan, Oknum Pegawai Perumda TB Dinonaktifkan dan Wajib Ganti Rugi

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 19 Juni 2026 | 23:06

Kantor Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang mengambil tindakan kedisiplinan yang tegas kepada oknum pegawainya yang merugikan pelanggaan.

Hal tersebut diduga terkait penyelewengan uang tagihan air bersih milik pelanggan yang dilakukan oleh oknum tersebut.

Berdasarkan informasi, kasus ini diketahui usai ramai soal sejumlah pelanggan yang mengeluhkan adanya tunggakan tagihan air. Padahal mereka telah membayar kepada seorang petugas resmi Perumda TB.

Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Doddy Effendi menegaskan bahwa dugaan pelanggaran itu murni merupakan tindakan indisipliner dari oknum secara pribadi.

Ia memastikan aksi nekat tersebut sama sekali tidak merepresentasikan nilai maupun kebijakan resmi perusahaan.

"Terkait persoalan tersebut, manajemen telah mengambil langkah cepat dan preventif. Kami sedang melakukan proses penanganan melalui mekanisme pemeriksaan dan verifikasi internal secara objektif," ujarnya, Jumat 19 Juni 2026.

Sebagai bukti nyata komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), profesional, dan akuntabel, pihak manajemen langsung menerapkan empat langkah strategis.

Doddy menegasan, manajemen secara resmi telah menonaktifkan sementara (skorsing) oknum pegawai yang bersangkutan selama proses pemeriksaan dan verifikasi internal berjalan.

"Perusahaan juga mewajibkan oknum terkait untuk menyelesaikan dan mengganti seluruh kerugian materiil yang dialami oleh para pelanggan," katanya.

Selain itu, tim internal kini tengah melakukan pendataan dan memverifikasi laporan dari para korban untuk memastikan seluruh hak administrasi mereka tetap terlindungi sesuai prosedur.

"Manajemen terus melakukan penguatan pada sistem pengawasan internal di lapangan guna menutup celah agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tambah Doody.

 

Stop Titip Uang ke Petugas Lapangan

Guna memitigasi risiko di masa mendatang, Perumda Tirta Benteng mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh pelanggan untuk lebih berhati-hati saat melakukan transaksi.

Warga diminta dengan sangat untuk tidak menitipkan uang pembayaran tagihan air kepada pihak mana pun, termasuk kepada petugas resmi yang berada di lapangan.

Pihak manajemen meminta agar seluruh transaksi pembayaran dilakukan secara mandiri oleh pelanggan melalui loket resmi Perumda Tirta Benteng.

Selain itu, pembayaran juga bisa dilakukan via daring melalui mitra Payment Point Online Bank (PPOB) yang telah bekerja sama secara resmi.

"Melalui tindakan tegas ini, Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang berkomitmen penuh untuk terus memelihara kepercayaan masyarakat dengan menyajikan pelayanan yang transparan, profesional, serta berorientasi pada kepuasan pelanggan," tutup Doddy.

BANDARA
Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:15

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill