Connect With Us

Belanja Daerah Dipatok Rp5,76 Triliun, Ini Rincian Alokasi Pelayanan Dasar di Perubahan APBD Kota Tangerang 2026

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 2 September 2026 | 14:23

Wali Kota Tangerang Sachrudin saat pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengajukan rancangan penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Langkah ini diambil menyusul adanya perkembangan kondisi serta kebutuhan daerah.

Dalam Raperda tentang Perubahan APBD TA 2026, Pendapatan Daerah diproyeksikan sebesar Rp5,183 triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp33,338 miliar dari target anggaran awal senilai Rp5,150 triliun.

Sementara Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp5,764 triliun, bertambah Rp214,387 miliar dari pagu sebelumnya yang sebesar Rp5,550 triliun.

Dari selisih antara Pendapatan Daerah dengan Belanja Daerah menyebabkan defisit anggaran sebesar Rp581,048 miliar. Kekurangan ini akan ditutup melalui pembiayaan netto bersumber dari SiLPA Tahun Anggaran 2025 dengan nominal yang seimbang.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyatakan perubahan APBD merupakan mekanisme penyesuaian atas perencanaan awal yang dinilai sudah tidak sepenuhnya relevan dengan dinamika kebutuhan daerah di tengah tahun berjalan.

"Perubahan APBD ini merupakan bentuk penyesuaian terhadap perkembangan pelaksanaan anggaran, sehingga pengelolaan keuangan daerah tetap sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang ada," katanya saat Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Raperda tentang Perubahan APBD TA 2026, Selasa 1 September 2026.

Berdasarkan paparan yang disampaikan, penyesuaian tersebut dipengaruhi oleh beberapa komponen utama, yakni perubahan target Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, serta penyesuaian Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 yang merujuk pada hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

 

Alokasi Belanja Wajib Pelayanan Dasar

Dalam rincian alokasi belanja daerah, fokus anggaran diarahkan untuk mendanai urusan pemerintahan wajib yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar, di antaranya:

  1. Bidang Pendidikan: Rp1,514 triliun, naik Rp4,290 miliar dari anggaran semula Rp1,509 triliun.
  2. Bidang Kesehatan: Rp1,049 triliun, naik Rp81,918 miliar dari anggaran semula Rp967,580 miliar.
  3. Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang: Rp694,300 miliar, berkurang Rp11,604 miliar dari anggaran semula Rp705,904 miliar.
  4. Bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman: Rp69,988 miliar, berkurang Rp2,012 miliar dari anggaran semula Rp71,999 miliar.
  5. Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat: Rp108,120 miliar, naik Rp425,871 juta dari anggaran semula Rp107,699 miliar.
  6. Bidang Sosial: Rp44,493 miliar, berkurang Rp58,821 juta dari anggaran semula Rp44,552 miliar.

 

Sachrudin menambahkan, pengelolaan anggaran pada perubahan kali ini diarahkan agar tetap berpegang pada prinsip efektivitas, efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas, dengan tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Selanjutnya Raperda Raperda Perubahan APBD TA 2026 akan dipelajari serta dibahas secara mendalam oleh pihak legislatif. Pihaknya berharap proses pembahasan bersama DPRD dapat berjalan konstruktif.

"Diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan terbaik bagi Kota Tangerang, terutama dalam memastikan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan," ujarnya.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

KOTA TANGERANG
Abu Vulkanik Mereda, Siswa di Tangerang Kembali Belajar Normal Mulai Senin

Abu Vulkanik Mereda, Siswa di Tangerang Kembali Belajar Normal Mulai Senin

Senin, 14 September 2026 | 00:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya kembali memberlakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka mulai Senin, 14 September 2026.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill