Connect With Us

Janda Sebatang Kara di Tangerang Stop Dapat Bansos Gegara Status Desil Jadi Sejahtera

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 3 September 2026 | 16:56

Tan Ani, 60, warga Sewan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, saat mendatangi kantor Dinsos untuk mengubah status desilnya, Kamis 3 September 2026. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah warga mendatangi Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang, terkait perubahan kategori desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menyebabkan mereka tidak mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial, Kamis 3 September 2026.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB, warga yang didominasi oleh ibu-ibu ini datang sambil membawa KTP dan kartu keluarga (KK) guna mengurus perubahan kategori desil tersebut.

Salah satu warga yang menjadi sorotan adalah Tan Ani, 60, warga Sewan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Ia mengaku mendadak masuk ke dalam kategori desil 6 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan menengah.

Padahal, ia merupakan seorang janda yang hidup seorang diri dengan kondisi ekonomi yang sangat kekurangan dan tidak memiliki pekerjaan tetap.

Perubahan sepihak ini membuat dirinya tidak lagi menerima bansos tunai dari Kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp600 ribu yang biasanya ia terima.

"Saya ini janda dan tidak kerja. Karena desil berubah, saya tidak dapat bansos bulan ini. Padahal desil 4 saja sudah dapat bantuan," ujar Tan Ani dengan penuh kekecewaan.

Karena kebutuhan hidup yang mendesak, ia mendatangi Kantor Dinsos Kota Tangerang untuk meminta agar kategori desilnya diubah sehingga bisa mendapatkan bantuan kembali.

"Minta turunin desil, saya butuh banget. Harapannya ya minta agar dapat teruslah bantuan, namanya kita udah tua, hidup sendiri, enggak punya anak kecil, orang-orang pada dapat kok ibu enggak," keluhnya.

 

Dinsos Kota Tangerang Buka Layanan Aduan Perubahan Desil

Menanggapi keluhan warga tersebut, Kepala Dinsos Kota Tangerang Acep Wayhudi menyatakan perubahan desil merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Meskin demikian, pihaknya tetap membuka layanan pengaduan dan pelaporan masyarakat bagi warga yang merasa kategori desilnya tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

"Masyarakat bisa meminta bantuan operator kami untuk pembaharuan desil melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan-Next Generation (SIK-NG). Itu bisa ke kantor Dinsos atau di 104 kelurahan," jelasnya.

Selain itu, Acep menambahkan bahwa masyarakat juga bisa melakukan pembaruan secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos.

Sementara itu, terkait jumlah pasti warga yang data desilnya berubah secara drastis, pihak Dinsos mengaku belum dapat merinci angka pastinya karena proses pendataan dan rekapitulasi laporan masih terus berjalan.

"Kalau data belum bisa menghitung. Kita akan mencoba koordinasi ke BPS (Badan Pusat Statistik) Pusat dan Pusdatin (Pusat Data dan Teknologi Informasi) untuk mensinergi sistemnya," pungkas Acep.

HIBURAN
Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37

Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.

KOTA TANGERANG
Jangan Sampai Terlewat, Program Diskon Pajak Kendaraan Segera Berakhir 

Jangan Sampai Terlewat, Program Diskon Pajak Kendaraan Segera Berakhir 

Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:16

Kepala UPTD Samsat Cikokol Kota Tangerang, Awal Pasenggong mengajak masyarakat memanfaatkan program diskon pajak kendaraan bermotor sebelum waktunya habis per tanggal 31 Oktober.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

OPINI
Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:03

Kekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill