Connect With Us

Hasil Lab Dinkes, Bakteri e-coli Penyebab Ratusan Santri Sakit

| Kamis, 15 Desember 2011 | 19:12

Pondok Pesantren Asishiddiqiyah. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Dinas Kesehatan Kota Tangerang memastikan penyebab ratusan santri Pondok Pesantren Assidiqiyah, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, adalah bakteri e-coli (Escherichia coli).
 
Hal itu dikatakan Kepala Seksi Pengamatan Penyakit dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Suhardiman, Kamis (15/12). Menurutnya, bakteri e-coli tersebut ditemukan dari hasil uji laboratorium sampel makanan dan minuman serta air tanah di kantin pondok pesantren.
 
"Berkembangnya bakteri ini disebabkan lingkungan yang kotor serta sanitasi yang kurang baik. Kita temukan bakteri ini di jajanan es teh, es cincau, air isi ulang serta air tanah," katanya.
 
Selain itu, tim Dinkes yang terdiri dari divisi Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Pengawas Obat dan Makanan dan Pengamatan Penyakit dan Imunisasi mengunjungi para santri, saat memeriksa santri yang sakit tidak ditemukan adanya gejala penderita Hepatitis A. "Kalo penderita Hepatitis A biasanya badannya kuning. Tapi ternyata tidak ada. Mereka cuma kena diare dan mual-mual," tambah Suhardiman.
 
Terkait lambatnya hasil laboratorium Dinkes, Suhardiman mengatakan uji laboratorium memakan waktu selama satu pekan. Hal itu disebabkan bakteri yang akan diperiksa harus dikembangbiakkan terlebih dulu.
 
Sementara Sekretaris Dinkes Wibisono mengatakan, saat ini para santri yang keracunan sudah beraktivitas kembali sejak pada Senin (12/12). Dnkes juga telah melakukan membersihkan lingkungan dengan cairan antiseptik dan sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). "Pondok tersebut masih dalam pemantauan Dinkes melalui Puskesmas Batu Ceper," ujarnya.(RAZ)

BANTEN
Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:12

Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Banten mengerahkan dua unit anjing pelacak (K9) untuk menyisir kendaraan pemudik di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.

HIBURAN
Bukan Cuma Opor, Tradisi Makan Bakso saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak 1981

Bukan Cuma Opor, Tradisi Makan Bakso saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak 1981

Senin, 23 Maret 2026 | 22:37

Opor, ketupat, dan aneka kue kerap menjadi menu utama saat Hari Raya Idulfitri. Namun setelah terasa dengan sajian khas Lebaran, banyak warga justru beralih mencari semangkuk bakso hangat.

TEKNO
Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Minggu, 15 Maret 2026 | 20:25

PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto yang terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi meluncurkan Pintu VIP.

WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill