Connect With Us

Kali Angke Dinormalisasi, WH : Kalau Saya Jadi Gubernurnya, Saya Beresin

| Selasa, 20 Desember 2011 | 16:33

Wahidin Halim dan Dirjen SDA Mochamad Amron, dalam pemancangan tiang pertama normalisasi Kali Angke. (tangerangnews / dira)

 

TANGERANG-
Wali Kota Tangerang Wahidin Halim sepertinya masih belum mau melupakan kekalahan pada Pemilukada Provinsi Banten. Dalam sambutannya, dalam acara pemancangan tiang pertama untuk normalisasi Kali Angke di wilayah Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang  Wahidin yang biasa disapa WH mengatakan, jangan sampai ada lagi warga yang tak mau dipindah untuk pembangunan normalisasi sungai.
 
“Salah sendiri saya tidak dijadikan Gubernur. Kalau saya jadi Gubernur , saya beresin semua ini,” ujar WH, Selasa (20/12).

Karena itu kata Wahidin, warga Kota Tangerang harus rela mundur dari bantaran sungai atau kali, antara 20 - 50 meter. Hal ini sesuai aturan yang ada. "Pokoknya batas segitu sudah tidak bisa ditawar. Tidak ada toleransi. Setiap bangunan dilarang ada di bantaran sungai atau kali," ucapnya.

Menurut Wahidin, pihaknya memiliki anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk pembebasan lahan. "Bagi warga bantaran sungai dan kali harus mau mundur. Jangan ada yang mempersulit," tegasnya
Dalam acara Kementerian Pekerjaan Umum (PU) itu hadir Dirjen Sumber Daya Air (SDA), Kementerian PU, Mochamad Amron langsung menjawabnya dengan berkata. “Yang terhormat Pak Gubernur yang tertunda,” jawabnya.
Amron lalu melanjutkan paparannya, "menurut dia, setiap tahun Jakarta dan Tangerang serta Bekasi selalu dilanda banjir. “Salah satu upaya mengatasinya dengan melakukan normalisasi sungai atau kali," ucapnya. Berangkat dari masalah itu, kata Amron, pemerintah merumuskan berbagai macam solusi mengatasi musibah tahunan itu.

"Pengelolaan sungai dan kali harus terpadu. Seperti Kali Angke ini, merupakan sub sistem dari pengelolaan sungai dari hulu hingga hilir. Jika pengelolaan hulu baik, maka banjir bisa diatasi," ucapnya.

Menurut Amron, normalisasi Kali Angke itu sepanjang 20 kilometer, yakni delapan kilometer berada di wilayah Kota Tangerang, dan sembilan kilometer ada di wilayah Kota Tangsel.

Sedangkan sisanya menjadi wilayah DKI Jakarta, yakni dari Cengkareng Drain hingga Bintaro. Namun sebagai pencanangan tiang pertama dilakukan di Pondok Bahar, karena sudah siap lahannya.

"Untuk proyek normalisasi ini kami anggarkan dana Rp 600 miliar. Dana itu sebagian besar untuk konstruksi pembangunan normalisasi ini," ucapnya.

Sedangkan untuk pembebasan lahan, Amron berharap ada kerjasama dari pemerintah daerah setempat untuk membantu. "Cepat atau tidaknya proyek ini tergantung pada pembebasan lahan yang ada," ucapnya.

Namun Amron berharap pada 2014 proyek normalisasi itu bisa selesai tepat waktu. Melalui proyek tersebut Kali Angke akan dilebarkan menjadi 27 meter dari sebelumnya 10 meter, dan kedalaman menjadi empat meter. "Saat ini kan 1,5 meter saja kedalamannya. Dipinggirnya 
akan ada jalan semeter dan ditanah pepohonan atau diberi fasilitas jalan," katanya. (DRA)

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

HIBURAN
Bukan Cuma Opor, Tradisi Makan Bakso saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak 1981

Bukan Cuma Opor, Tradisi Makan Bakso saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak 1981

Senin, 23 Maret 2026 | 22:37

Opor, ketupat, dan aneka kue kerap menjadi menu utama saat Hari Raya Idulfitri. Namun setelah terasa dengan sajian khas Lebaran, banyak warga justru beralih mencari semangkuk bakso hangat.

BANTEN
Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:12

Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Banten mengerahkan dua unit anjing pelacak (K9) untuk menyisir kendaraan pemudik di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill