Connect With Us

Suporter Persikota Bentrok dengan Warga Bugel

| Jumat, 13 Januari 2012 | 23:42

Tawuran. (tangerangnews / donny)

TANGERANG-Tawuran antara suporter sepak bola dengan warga di Tangerang kembali pecah. Kali ini, kembali suporter sepak bola Persikota bentrok dengan sejumlah warga di beberapa titik sesusai menyaksikan tim kesayangannya melawan PSB Bengkulu. Jumat (13/01).

Berawal dari suporter yang melintasi Jalan Mohammad Toha. Melihat tingkah suporter yang dianggap bertingkah, warga Karawaci, tepatnya di Taman Bugel, Kota Tangerang itu terpancing. Aksi saling lempar batu dan kejar-kejaran pun pecah. Warga menghadang suporter yang dikenal suka merusak benda disekitar jika mereka melintas.

Namun, menurut suporter Persikota, penyebabnya lantaran warga Bugel adalah pendukung Persita Tangerang, yang merupakan rival Persikota Tangerang. Beruntung petugas dari Polsek Karawaci akhirnya berdatangan dan berhasil melerai tawuran itu. (KOES)

KAB. TANGERANG
Arus Balik, Tol Tangerang-Merak Berlakukan Diskon Tarif Tol 30% pada 26-27 Maret

Arus Balik, Tol Tangerang-Merak Berlakukan Diskon Tarif Tol 30% pada 26-27 Maret

Selasa, 24 Maret 2026 | 20:44

PT Astra Infra Tol Road Tangerang-Merak memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen untuk kendaraan yang melintas di jalur tersebut selama arus balik lebaran 2026.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill