Connect With Us

Protes Pemerkosaan Dalam Angkot, Sopir C.01 Demo

| Jumat, 27 Januari 2012 | 17:39

Ilustrasi Pemerkosaan (Istimewa / TangerangNews)

 TANGERANG – Puluhan sopir angkot C.01 jursan Ciledug-Kabayoran Lama melakukan aksi demonstrasi di Jalan HOS Cokroaminoto, Jumat (27/1). Dalam aksinya mereka sempat memblokir jalan untuk menyuarakan keberatan atas pemberitaan pemerkosaan seorang mahasiswi kebidanan di angkot tersebut, yang dinggap merusak citra dan pendapatan mereka.

 
“Berita itu tidak benar. Tidak ada mahasiswi yang diperkosa di angkot C01. Ini merugikan kami. Kami minta pemulihan citra kami sebagai sopir yang sudah dirugikan atas pemberitaan tersebut,” sangkal Ridwan, Koordinator Angkot C.01 di sela aksi tersebut.
 
Menurut Ridwan, pasca pemberitaan pemerkosaan mahasiswi kebidanan di angkot yang mereka operasikan, rekan-rekannya mengalami penurunan penghasilan, bahkan cenderung anjlok. Semua sopir dari angkot C.01 yang berjumlah 630 unit, tidak mampu mencapai setoran sebesar Rp130.000-Rp150.000/hari. “Parah mas, jangankan untuk dibawa pulang, terkadang kami tidak bisa bayar setoran. Karena masyarakat takut naik angkot C01,” ucap Ridwan.
 
Bahkan kata Yanto, sopir C.01 lainnya, banyak penumpang perempuan yang tidak mau naik, begitu melihat angkot itu kosong atau terdapat penumpang laki-laki. “Banyak yang tanya, apakah angkot ini yang dipakai pemerkosa. Begitu saya kasih tahu bahwa tidak ada pemerkosaan dalam angkot, baru mereka mengerti,” ucapnya.
 
Yanto mengaku dalam tiga hari terakhir tidak bisa membayar setoran. Padahal tadinya dalam sehari bisa mengantongi Rp70.000-Rp80.000, setelah dipotong setoran. "Kemarin bisa bawa pulang uang hanya Rp 8.000," ujarnya.
 
Pantauan di lapangan, sopir angkot ini mulai melakukan aksinya dengan menyusuri jalan HOS Cokroaminoto dan berkumpul di pintu gerbang perumahan Puri Beta, Larangan Utara, Kecamatan Larangan dengan pengamanan ketat polisi, karena aksi mereka sempat membuat kemacetan panjang mulai dari gang H. Caplin sampai pertigaan H. Mencong.
 
Setelah beberapa saat berdemo, mereka melakukan konvoi ke Kebayoran Lama, lalu balik ke Ciledug. Selama konvoi, mereka melakukan himbauan kepada warga agar kembali mempercayakan diri untuk naik angkot mereka. “Citra angkot C01 ini harus dipulihkan, kami jamin bahwa tidak pernah ada pemerkosaan yang dilakuakan di dalam angkot kami. Kalau tidak ada pemulihan, kami semua bisa jadi pengangguran,” keluh Satari. (sns)
 
BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

SPORT
Persita Tumbang di Kediri, Persik Menang Tipis 1-0 Lewat Gol Jon Toral

Persita Tumbang di Kediri, Persik Menang Tipis 1-0 Lewat Gol Jon Toral

Senin, 20 April 2026 | 08:05

Kekalahan kembali dialami Persita Tangerang saat bertandang ke markas Persik Kediri dalam lanjutan pekan ke-28 Super League 2025/2026, Minggu, 19 April 2026, sore WIB.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill