Connect With Us

Satpol PP Segel Gudang Gas Karang Tengah

Redaksi | Jumat, 24 Februari 2012 | 18:23

Warga Demo Penyuntikan Gas Ilegal. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANGNEWS.com
–Aparat Satpol PP Kota Tangerang menyegel gudang penyimpanan gas Karang Timur, Kecamatan Karang Tengah, sekitar pukul 17.30 WIB, Jum’at (24/2) sore tadi. Penyegelan dilakukan atas dasar laporan masyarakat dan belum adanya izin usaha, lingkungan, dan izin bangunan dari pemilik gudang Hendro Bowo.

Kepala Satpol PP Kota Tangerang Irman Pudjahendra menginformasikan melalui telepon gengamnya bahwa, pihaknya akan melakukan penyegelan terhadap gudang penyimpanan milik Hendro Bowo tersebut.

Adapun gudang yang disegel adalah gudang penyimpanan yang terletak di Jl. Raya H Mean tak jauh dari lokasi pabrik penyimpanan milik Hendro Bowo yang meledak awal pekan lalu. “Sore ini  gudang gas Karang Tengah kami segel,” katanya.

Irman mengungkapkan, pihaknya terpaksa menyegel gudang penyimpanan gas yan diduga tidak berizin itu setelah warga masyarakat mengadukan keluhannya kepada aparat pemerintah setempat. “IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan Izin Lingkungannya memeng tidak ada,” singkatnya.

Sebelumnya, gudang gas milik Hendro Bowo tersebut sempat didemo ratusan warga sekitar kerena diduga ilegal. Warga yang resah setelah gudang milik pengusaha lokal itu meledak beberapa waktu lalu pun lantas mendesak agar aparat melakukan tidadakan. “Kami menolak keras adanya pabrik penyimpanan gas di kampung kami,” kata Handrik, koordinator warga.



Dan diakui Hadi Suparno, ayah dari Hendro Bowo, bahwa anaknya memiliki wewenang penuh atas dua gudang penyimpanan di Jl. Raya H Mean itu. Meskipun dia menegaskan bahwa gudang penyimpanan gas elpiji miliknya yang ada di Jl. H Mean V sah dan memiliki surat izin usaha perdagangan (SIUP) kecil nomor daftar 1073/PK/IX/2005 tertanggal 21 September 2005 yang dikeluarkan Dinas Perdagangan dan Industri (Disperindag) Kota Tangerang, dia tidak menjamin bahwa gudang penyimpanan gas milik anaknya itu ber-IMB.

“Kalau saya sudah ada SIUP sejak tahun 1980-an. Bahkan terakhir kami perpanjang tahun 2005 lalu. Hanya saja memang untuk izin lingkungan dan izin bangunan yang di gudang baru sana izinnya masih diurus oleh salah satu aparat Satpol PP Kota Tangerang. Sudah tidah bulan tidak beres-beres,” tuturnya.

Sebelumnya juga Hadi Suparno mengaku kapok membuka usaha di lingkungan ramai penduduk. Dia mengaku siap pindah dari tempatnya sekarang dan sedang mencari tempat lebih aman dan nyaman untuk usaha. “Kalau warga dan pemerintah meminta kami pindah, kami juga siap. Tapi, kami masih cari tempat,” singkatnya. (SNS)

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill