Connect With Us

Penahanan Hilton Moreira Ditangguhkan

| Rabu, 29 Februari 2012 | 10:50

Apartemen The Colour Modern Land. (tangerangnews / joko)

TANGERANG-Striker Sriwijaya FC Hilton Moreira dijadwalkan akan pulang ke Palembang pada Rabu (29/02). Kepastian pemulangan Hilton ini setelah penahananya ditangguhkan atas jaminan manajemen Sriwijaya FC.

Hilton pun menghirup udara bebas sekitar pukul 21.00 WIB. Manejemen Laskar Wong Kito menjamin Hilton Moreira tidak akan pergi kemana-mana.

"Hilton sudah bebas, tadi kami yang menjamin penangguhan penahanan, kami jamin Hilton tidak akan melarikan diri,” kata Direktur Keuangan PT SOM Augie Bunyamin, , Selasa (28/02/2012). Augie sendiri berada di Jakarta bersama Hilton.

Dijelaskan Augie, mengenai pemberitaan selama beberapa hari ini terkait tuduhan terhadap Hilton tidaklah benar. Hilton tidak melecehkan sang pramugari.

"Kami dan Hilton akan mengegelar jumpa pers di Palembang. Nanti setelah di Palembang baru kami akan jelaskan secara rinci. Besok pagi kami akan pulang ke Palembang," jelas Augie.

Seperti diberitakan sebelumnya Hilton dilaporkan seorang pramugari dengan tuduhan melakukan pelecehan seksual. Moreira diketahui menyerahkan diri kepada polisi pada Minggu (26/2) dan sempat ditahan di Polda Metro Jaya. (DTK)

KOTA TANGERANG
Polisi Ingatkan Pemudik yang Melintas di Tangerang Agar Istirahat Jika Lelah

Polisi Ingatkan Pemudik yang Melintas di Tangerang Agar Istirahat Jika Lelah

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:23

Petugas satuan Lalu Lintas Polres Metro Tangerang Kota membagikan flyer keselamatan serta mengingatkan pengendara untuk beristirahat jika mengalami kelelahan saat berkendara.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill