Connect With Us

Kantor Wali Kota, Wakil dan Sekda Juga Nyaris Dibobol

| Rabu, 7 Maret 2012 | 16:28

Bagian Pemeritahan Kota Tangerang. (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Peristiwa pembobolan brangkas di ruang Kabag Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (5/3) kemarin membuka tabir peristiwa sebelumnya. Rupanya, selain ruangan itu dan kantor MUI Kota Tangerang, kawanan pencuri juga sudah masuk ke area lobi ruang kerja Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah.

 Namun, upaya pencurian digagalkan karena ketahuan oleh petugas Satpam yang sedang bertugas, dan memergokinya. Namun kawanan pencuri itu kabur. "Dipergoki saat di tempat protokoler sekitar pukul 00.30 WIB," ujar seorang PNS Kota Tangerang.

Ternyata kata sumber itu, sehari kemudian, upaya pencurian kembali terjadi. Kali ini yang disasar ruang Bapeda. "Tanggal 4 Februari juga ada upaya pencurian, tapi gagal karena diketahui petugas office boy yang baru datang sekitar pukul 03.30. Tapi kunci ruang Bapeda sempat dirusak," ucapnya sambil menunjukkan bukti laporan itu.

Selama ini masalah keamanan pemkot Tangerang diserahkan kepada perusahaan swasta, Tugu Oetama Persada (TOP), yang masa kontraknya sudah berakhir 2011. Namun karena pemenang tender keamanan itu belum diketahui, maka pengamanan masih dilakukan oleh TOP.

Seringnya Pemkot Tangerang dibobol maling, diakui oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Harry Mulya Zein. "Karena sering, makanya pernah kami kumpulkan melalui Kabag Umum, para security itu. Intinya agar mereka bertugas lebih baik lagi," ucapnya.

Sebab lanjut Harry, pihaknya sudah membayar mahal jasa keamanan itu kepada pihak ketiga. "Buat apa kami anggarkan dana keamanan, tapi ternyata tidak aman," ujarnya.(DRA)


TANGSEL
Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Jumat, 3 Juli 2026 | 12:16

Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill