Connect With Us

Terkait BBM, Wakil Wali Kota Tangerang Sidak Pasar

| Senin, 2 April 2012 | 17:30

Arief Rachadiono Wismansyah (tangerangnews / tangerangnews/dira)

 
TANGERANG-Wakil Wali Kota Tangerang Arief R WIsmansyah melakukan sidak ke Pasar Induk Tanah Tinggi untuk mengecek harga kebutuhan pokok, Senin (2/4). Hal tersebut untuk mengantisipasi kenaikan harga kebututuhan pokok akibat isu kenaikan BBM.
 
“Pemerintah Kota Tangerang ingin memastikan bahwa harga kebutuhan bahan pokok masyarakat di pasar tradisional dan pasar induk masih stabil setelah rencana kenaikan BBM dibatalkan,” kata Arief.
 
Arief mengelilingi area Pasar Tanah Tinggi dan menanyakan harga-harga kebutuhan masyarakat seperti beras, daging, kentang, cabe dan bawang putih. “Diharapkan agar pedagang yang berada di pasar induk dapat menstabilkan harga-harga dagangannya karena BBM yang sebelumnya direncanakan naik pada 1 April tapi tidak jadi naik,” ujarnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Industri, Perdagangan & Koperasi (Indakop) Kota Tangerang Muhamad Noor mengatakan bahwa sidak juga dilakukan untuk mengontrol stabilitas harga di pasar tradisional dan pasar induk. “Dari hasil sidak di pasar induk Tanah Tinggi bahwa harga kebutuhan masyarakat cenderung stabil bahkan turun,” ungkapnya.
 
Noor menyebutkan, untuk harga beras dari Rp. 7.500 perkilo menjadi Rp. 7.000, kentang Rp. 6.000 perkilo, dan bawang putih Rp. 10.000. Adapun harga yang naik adalah pada cabe merah yang tadinya Rp. 12.000 menjadi Rp. 13.000 dan gula pasir lokal yang sebelumnya Rp. 10.000 sekarang menjadi Rp. 11.000 dan daging sapi dari Rp. 68.000 perkilo menjadi Rp. 70.000. “Kenaikan itupun disebabkan karena fluktuatifnya stok barang yang tersedia,” katanya.
 
Arbaih, 45, salah satu pedagang bawa merah mengatakan pasca dibatalkannya rencana kenaikan BBM, harga bawang merah tidak mengalami kenaikan. “Enggak naik, malah harganya turun tadinya Rp. 6.500 sekarang cuma Rp. 5.000 per kilo,” ujarnya.(RAZ)

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill