Connect With Us

Puluhan Bangli di Lapas Pemuda Dibongkar Satpol PP

| Rabu, 6 Juni 2012 | 17:55

Bangunan liar di pinggir jalan Salembaran Jaya, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang dibongkar. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Puluhan bangunan liar (bangli) di lahan milik Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pemuda dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Rabu (6/6). Bangunan liar tersebut dianggap mengganggu dan menyalahi peraturan daerah (Perda) Nomor 5/2011 tentang Ketertiban, Keindahan dan Kenyamanan (K3).
 
Dalam aksi penertiban tersebut, pemilik Bangli yang kebanyakan ditempati para pendataang dari berbagai daerah di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur tersebut hanya pasrah. Bahkan sampai sebuah tali yang diikat ke truk merobohkan bangli mereka, tidak ada perlawanan berarti.
 
Warga pemilik bangli hanya diam dan duduk sambil menyaksikan bangunannnya dirobohkan. Sambil sesekali menyelamatkan barang-barang yang mereka anggap masih dibutuhkan, seperti kardus, lemari, bantal, kasur, sampai sebuah televisi. “Kami pasrah, ini tanah negara yang harusnya tidak boleh kami tempati,” kata Kahskla.
 
Kasatpol PP Kota Tangerang Irman Pudjahendra menjelaskan, tindakan Satpol PP ini merupakan wujud nyata penegakan Perda 6/2011 tetang K3. Dimana, sesuai dengan aturan yang ada, bangli yang ditempati warga menyalah aturan tersebut. “Ini hanya kegiatan rutin dan pelaksanaan Perda saja,” jelas Irman.
 
Camat Tangerang Mumung Nurwana yang juga hadir dalam penertiban itu mengatakan, sesuai dengan kebijakan pemerintah dan atas dasar Perda k3 yang sudah mulai berlaku, pihaknya akan menertibkan seluruh bangli yang ada di wilayahnya. Seperti, bangli yang ada di Jalan Sudirman, Jalan M Yamin, Jalan Perintis Kemerdekaan dan juga kawasan lain yang tidak sesuai dengan aturan yang ada.
 
“Rencana kami, setelah pembongkaran bangli ini, kami akan jadikan kawasan ini sebagai lahan penghijauan dan akan dibangun taman. Jadi, sepanjang Jalan Sudirman nanti tidak lagi ada bangunan liar namun hanya pepohanan saja,” katanya.(DRA)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

Selasa, 22 September 2026 | 19:18

Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, terpadu, dan berbasis digital menjadi daya tarik bagi 58 pemda.

KAB. TANGERANG
Perkuat Layanan Darurat, Dinkes Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Unit Ambilans ke Puskesmas

Perkuat Layanan Darurat, Dinkes Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Unit Ambilans ke Puskesmas

Selasa, 22 September 2026 | 21:03

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang menyerahkan sebanyak delapan unit armada ambulans kepada delapan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah tersebut.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill