Connect With Us

Pemkot Bawa Sengketa Lahan SDN Panungangan Barat ke Jalur Hukum

| Kamis, 21 Juni 2012 | 19:01

Arief Rachadiono Wismansyah (tangerangnews / tangerangnews/dira)

TANGERANG-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan akan membawa setiap persengketaan lahan yang melibatkan Pemkot dengan ahli waris ke jalur hukum. Hal itu dilakukan guna ada kepastian hukum dan kepastian keputusan dari pihak pemerintah.
 
Hal ini dikemukakan Wakil Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, atas adanya gugatan ahli waris lahan seluas 2.775 meter persegi, yang didalamnya berdiri bangunan SDN Panungangan Barat, Kecamatan Cibodas. “Terkait sengketa ini, lebih baik diselesaikan melalui jalur hukum. Kami siap digugat, dan akan kami hadapi secara hukum,” katanya, Kamis (21/6).
 
Menurut Arief, pihaknya sudah mendapatkan tembusan surat gugatan yang dilayangkan ahli waris beberapa waktu lalu. Makanya, guna menghadapi gugatan itu, pihaknya pun sudah menyiapkan tim yang diketuai Kabag Hukum Ivan Judianto. “SDN Panungangan Barat sudah berdiri lebih dari 20 tahun. Selama itu, kami sah kuasa atas lahan itu. Jadi, kalau ada masalah silahkan ajukan gugatan lewat hukum,” tegasnya lagi.
 
Sebelumnya, melalui DPRD Kota Tangerang, ahli waris meminta Dinas Pendidikan mengosongkan lahan SDN Panunggangan Barat pada awal Juli 2012 mendatang. Pasalnya, ahli waris menyatakan, lahan itu adalah milik Sairi Bin Ali dengan Nomor girik C.771 persil No 32 D.T, dengan luas tanah 2775 meter persegi. Segketa lahan itu sendiri sudah berlangsung sejak tahun 2000.
 
“Kami dari pihak keluarga sebenarnya ingin minta kejelasan dari Pemkot terkait status lahan ini. Kalau mau diganti rugi ya secepatnya dibereskan dan kalau tidak, apa alasan mereka menolaknya” kata Bueti Natsir, kuasa hukum ahli waris.
 
Bueti menambahkan, pihak kecamatan dan kelurahan sudah mengakui bahwa tanah tersebut merupakan milik keluarga Sairi Bin Ali. Karena selama ini tidak ada tanggapan dari Pemkot Tangerang, pada 11 Juni 2012, pihaknya sepakat untuk mengirimkan surat kepada pemerintah agar segera mengosongkan lahan mulai awal Juli.(DRA)

KAB. TANGERANG
Edarkan Ribuan Butir Tramadol dan Eximer Ilegal di Kelapa Dua Tangerang, 3 Orang Diringkus

Edarkan Ribuan Butir Tramadol dan Eximer Ilegal di Kelapa Dua Tangerang, 3 Orang Diringkus

Senin, 10 Agustus 2026 | 20:09

Jajaran Polsek Kelapa Dua, Polres Tangerang Selatan, membongkar praktik peredaran obat keras daftar G ilegal.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

NASIONAL
GIIAS 2026 Catat Rekor 496 Ribu Pengunjung dan Lonjakan Test Drive

GIIAS 2026 Catat Rekor 496 Ribu Pengunjung dan Lonjakan Test Drive

Senin, 10 Agustus 2026 | 20:38

Perhelatan akbar pameran otomotif bertaraf internasional, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, resmi menutup rangkaian penyelenggaraannya pada Minggu, 9 Agustus 2026.

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill