Connect With Us

Wahidin : Kartu Multiguna Sudah Tidak Berlaku

| Senin, 16 Juli 2012 | 18:29

Wali Kota Tangerang Wahidin Halim saat apel. (tangerangnews / rangga)


 
TANGERANG-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyatakan bahwa Kartu Multiguna sudah tidak berlaku untuk berobat gratis di 28 rumah sakit. Kini, masyarakat cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), serta surat rujukan dari puskesmas setempat.
 
“Kita beritahukan bahwa kini tak ada lagi multiguna, seluruh biaya rumah sakit kelas 3 yang dipergunakan warga Kota Tangerang sudah ditanggung Pemkot. Pihak rumah sakit hanya tinggal melakukan klaim kepada Pemkot melalui Dinkes,” ucap Wali Kota Tangerang Wahidin Halim, Senin (16/7).
 
Menurut Wahidin, sejak 1 Januari 2012, Pemkot telah membebaskan biaya kesehatan alias gratis di 28 Rumah Sakit yang bekerjasama dalam bidang kesehatan gratis, bagi seluruh masyarakat yang berdomisili di Kota Tangerang.  Anggaran yang disediakan Pemkot untuk klaim pembayaran rumah sakit atas program kesehatan gratis ini telah disiapkan sebesar Rp 50 Miliar.
 
“Program kesehatan gratis ini terbagi atas pengobatan rawat inap gratis di ruang rawat kelas 3 dan segala tindakan medis serta penggratisan puskesmas untuk pengobatan rawat jalan. Warga hanya tinggal menunjukkan KTP dan KK serta surat rujukan dari puskesmas setempat, maka sudah dapat pelayanan gratis. Tidak perlu lagi pakai Multiguna,” terangnya.
 
Terkait dengan pemberlakuan program kesehatan gratis tersebut, Pemkot sebelumnya sudah melakukan koordinasi dengan rumah sakit yang menjadi mitra, sehingga diharapkan dapat merealisasikan dan menjalankan program tersebut. “Jika tidak melayani dengan baik Pemkot tidak segan-segan untuk mencabut izin rumah sakit tersebut,” pungkas Wahidin.(RAZ)

KOTA TANGERANG
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Sesak Napas, Ini Penjelasan Dokter Tangerang

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Sesak Napas, Ini Penjelasan Dokter Tangerang

Selasa, 8 September 2026 | 19:47

Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang sempat menyebar di Kota Tangerang Sejak Minggu 6 September 2026 patut diwaspadai, terutama karena partikel abu dapat masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu kesehatan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Pembiayaan Otomotif Tumbuh 44 Persen, Bank Danamon Diganjar Penghargaan

Pembiayaan Otomotif Tumbuh 44 Persen, Bank Danamon Diganjar Penghargaan

Senin, 7 September 2026 | 20:50

PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatatkan pertumbuhan pembiayaan otomotif sebesar 44 persen pada tahun fiskal 2025 dibandingkan tahun fiskal 2024.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill