Connect With Us

Pengawasan Disnaker Kota Tangerang Dituding Kurang Efektif

| Senin, 30 Juli 2012 | 15:25

Abduh Surahman. (tangerangnews / dira)



Reporter : Rangga Zuliansyah

TANGERANG-DPRD Kota Tangerang menuding permasalahan ketenagakerjaan yang kerap terjadi antara perusahaan dengan buruh, khususnya terkait Upah Minimum Kota (UMK) dikarenakan kurang efektifnya pengawasan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

Menurut Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Suwandi, saat ini di Kota Tangerang terdapat sekitar 2460 perusahaan, namun tidak diimbangi jumlah pengawas yang ada. "Jumlah petugas pengawas dari Disnaker hanya 7 orang. Tentu saja kurang efektif sehingga banyak terjadi pelanggaran yang dilakukan pihak perusahaan," katanya, Senin (30/7).

Suwandi menambahkan, selama periode Januari-Juli 2012, jumlah aduan masyarakat terkait  UMK ada sekitar 10 kasus. Jumlah tersebut belum termauk yang belum dilaporkan. "Ada laporan 10 perusahaan yang tidak membayar UMK sebesar Rp 1.529.000. Bahkan temuan kita dilapangan, ada perusahaan yang masih membayar karyawan borongan Rp 25-30 ribu per hari," ungkapnya.

Sementara menurut, Anggota Komisi II lainnya, Mansyur Aaini, selai kurangnya pengawasan, konflik antar perusahaan dengan buruh terjadi karena kuranya hubungan yang harmois. Namun kebanyakan masalah tersebut tidak pernah dilaporkan karena pihak buruh takut di PHK. "Para buruh ini lebih butuh pekerjaan. Kalau melawan atau protes, mereka pasti di PHK. Jadi lebih memilih diam," pungkasnya.

Untuk itu, ia menghimbau agar Disnaker mengefektifkan pengawasan dengan menambah personil. Selain itu juga, koordinasi perusahaan dengan serikat buruh harus duijalin dengan baik. "Dewan juga tidak mungkin mengawasi satu per satu ribuan poerusahaan. Jadii sebaiknya petugasnya ditambah hingga jumlahnya ideal," paparnya.


TANGSEL
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Wali Kota Tangsel Beberkan Target 100 Hari Tangani Sampah

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Wali Kota Tangsel Beberkan Target 100 Hari Tangani Sampah

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:06

Pasca didemo oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (BEM UMJ) terkait penangan sampah, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, langsung angkat bicara.

TEKNO
Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33

Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill