Connect With Us

Protes Film Innocence of Moslem, Mahasiswa UMT Boikot Produk Amerika

| Kamis, 27 September 2012 | 18:54

Mahasiswa UMT membakar bendera Amerika (tangerangnews / dira)

Reporter : Rangga A Zuliansyah
 
TANGERANG-Puluhan Mahasiswa Universtas Muhammadiyah Tangerang (UMT) melakukan aksi unjuk rasa di bundaran tugu Akhlakul Karimah, Jalan Veteran, Kota Tangerang, (27/9). Mereka menuntut pembuat Film Innocence of Moslem agar diadili. Para mahasiswa ini juga mengajak warga Tangerang untuk memboikot produk-produk asal Amerika.
 
Dengan mengenakan seragam alamater kampus dan membawa poster-poster berisi tuntutan mereka, para mahasiswa ini juga membakar bendera Amerika yang dituding mendukung film tersebut.
 
Dalam orasinya, mereka mengutuk pembuatan film yang berisi pelecehan terhadap Nabi Muhammad SAW. Mereka juga meminta agar pemerintah bertindak untuk menangkap dan mengadili sutradara film itu. “Hukum mati pembuat film sesat itu,” ujar koordinator aksi, Darma Hermawan.
 
Darma mengatakan, pihaknya melakukan aksi untuk menyuarakan pengecaman Film Innocence of Moslem seperti yang dilakukan warga muslim lainnya. “Kami mengikut Nabi Muhammad, keita nabi yang kita junjung tinggi dilecehkan tentu kami sangat marah dan mengecamnya,” ujarnya.
 
Ia juga mengajak warga muslim lainnya untuk memboikot produk-produk asal Amerika karena menyumbang pembuatan film itu. Apalagi, Presiden Amerika Barack Obama menyatakan untuk tidak menghentikan pemutaran flm Innocence of Moslem.
 
“Amerika tidak mencekal film tersebut, tapi malah mendukungnya. Jadi kita boikot dan jangan membeli produk mereka, sebagai bentuk perlawanan kita,” tandasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

NASIONAL
Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Senin, 23 Februari 2026 | 15:10

Fenomena “working poor” makin mengemuka di berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan bahwa memiliki pekerjaan tidak selalu menjamin kesejahteraan hidup.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill