Connect With Us

Wamenkes Apresiasi Layanan Kesehatan Gratis Kota Tangerang

| Minggu, 30 September 2012 | 18:37

Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat menyambut kepadatangan Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti di Kota Tangerang. (tangerangnews / dira)

Reporter : Rangga A Zuliansyah

TANGERANG-Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginyanya kepada Pemkot Tangerang atas keberhasilannya dalam memberikan pelayanan kesehatan gratis terhadap masyarakat. Menurutnya, keberhasilan ini perlu dicontoh oleh Kabupaten dan Kota lain di Indonesia.
 
Hal tersebut disampaikan Wamenkes saat memberikan arahan pada acara Seminar dan Penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Syuro Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) ke VI, bertempat di Rumah Sakit Ar-Rahmah, Jalan KS Tubun, Kota Tangerang, Minggu (30/09).
 
“Dengan jumlahnya penduduknya yang sudah mencapai 2 juta jiwa, Pemkot Tangerang telah berhasil menggratiskan kesehatan yang merupakan hak dasar masyarakat. Saya mengapresiasi keberhasilan ini,” ujarnya.
 
Wamenkes menambahkan, Kota Tangerang sudah mandiri dalam memberikan jaminan kesehatan, hal ini sehubungan dengan pemberlakuan UU nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) berupa penjaminan seluruh rakyat Indonesia dalam hal jaminan kesehatan dan tenaga kerja, yang  akan diberlakukan pada tahun 2014.
 
“Pemkot juga telah berhasil dalam membangun kesadaran masyarakatnya dalam bidang kebersihan, hal tersebut telah dibuktikan dengan berbagai program kebersihan dan penghijauan Kota serta prestasinya selama ini, seperti meraih prestasi sebagai Kota Metropolitan tersbersih se-Indonesia,” ungkapnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Mamenkes mengajak seluruh peserta Rakernas MUKISI untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat, dan berharap agar seluruh pemilik rumah sakit  swasta yang tergabung dalam MUKISI, untuk bersinergi dengan pemerintah setempat maupun pemerintah pusat.
 
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Arief  R Wismansyah mengatakan, komitmen Pemkot dalam pembangunan kesehatan merupakan salah satu upaya dalam memenuhi salah satu hak dasar bagi seluruh masyarakat, yaitu hak memperoleh pelayanan kesehatan khsusnya bagi masyarakat yang kurang mampu atau miskin, maupun yang mapan secara ekonomi.
 
“Oleh karena itu, Pemkot mengeluarkan kebijakan kesehatan yang sangat memihak kepada masyarakat, yang diimplementasikan dalam program multigina, dan diberlakukan dalam Perwal no 4/2012,” katanya.
 
Untuk diketahui, hingga bulan Agustus 2012, anggaran kesehatan melalui program multiguna Kota Tangerang sudah terserap 56,74 persen atau Rp 28,2 miliar, dari alokasi anggaran sebesar Rp 50 miliar. Sementara jumlah pasien yang mengguna layanan kesehatan gratis tersebut sekitar 17.194 orang untuk rawat jalan dan 7.994 untuk rawat inap.
 
Program multiguna yang diberikan ini tentunya dikhususkan bagi masyarakat yang tidak mempunyai jaminan kesehatan, adapun bagi masyarakat yang mempunyai jaminan kesehatan seperti PNS, Polisi, TNI dan Pegawai Swasta tentunya mereka akan memanfaatkan jaminan kesehatan yang dimilikinya.
 

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

NASIONAL
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Ramadan di 13 Lokasi se-Indonesia

YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Ramadan di 13 Lokasi se-Indonesia

Jumat, 27 Februari 2026 | 21:02

YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Ramadan di 13 Lokasi se-Indonesia

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill