Connect With Us

Pelajar MAN 3 Tangerang Kembangkan Alat Keamanan Gizi MBG Berbasis AI untuk Cegah Keracunan

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 15 April 2026 | 16:35

Alat pengecekan keamanan gizi untuk MBG yang dibuat pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kabupaten Tangerang dalam Perlombaan Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kabupaten, Rabu 15 April 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Para pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kabupaten Tangerang memamerkan alat ciptaanya yaitu pengecekan keamanan gizi untuk Makanan Bergizi Gratis (MBG) dalam Perlombaan Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kabupaten, Rabu 15 April 2026.

‎Anggota Tim Riset MAN 3 Kabupaten Tangerang Alwan Azril mengatakan alasan ia dan beberapa temannya menciptakan alat ini karena resah dengan maraknya kasus keracunan pelajar usai mengkonsumsi MBG. 

‎"Alat ini bernama Si Amanzi atau Sistem Keamanan Gizi. Latar belakang kita membuat alat ini adalah terkait keresahan kita mengenai berita-berita soal anak-anak yang keracunan MBG," ujarnya saat perlombaan di GSG Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

‎Alwan mengungkapkan, saat ini, produk yang ikut dilombakan masih berupa prototype. Timnya menghabiskan dana sebesar Rp7 juta untuk membuat alat tersebut. 

‎"Kita riset selama 4 bulan dan untuk pembuatannya sendiri itu membutuhkan waktu sekitar 2 minggu.  Kalau untuk membuat mesin tersebut secara lengkap membutuhkan biaya sekitar Rp20 juta," pungkasnya.

Alwan menjelaskan cara kerja Si Amanzi. Menurutnya, sinar ultraviolet pada alat tersebut akan mensterilkan menu makanan MBG. Kemudian, kamera yang dilengkapi AI dapat melihat tampilan makanan.

Selain itu, ada sensor yang akan mendeteksi bau atau kelembabannya.

"Mungkin makanan itu secara visual baik-baik saja, masih layak untuk dikonsumsi tapi belum tentu dari sisi bau itu masih layak. Jadi bisa diketahui dengan alat ini," jelasnya. 

Tak hanya itu, alat tersebut akan mengeluarkan barcode agar para siswa bisa mengetahui kandungan gizi dari makanannya. 

Alwan mengatakan jika memenangkan lomba, hasil riset tersebut nantinya akan digunakan untuk menambahkan fitur dalam pengujian MBG. 

‎Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang Yayat Rohiman mengatakan perlombaan TTG ini diikuti oleh 21 peserta dari 15 Kecamatan. 

Di antaranya Kecamatan Tigaraksa, Sepatan, Kecamatan Kemiri,  Jayanti, Legok,  Panongan, Sukamulya, Pagedangan, Cisauk, Pakuhaji, Teluknaga, Jambe, Mekar Baru, Kresek serta Gunung Kaler. 

‎Ia menuturkan, nantinya inovasi yang diciptakan oleh pemenang perlombaan ini akan ikut serta ke perlombaan tingkat Provinsi dan inovasi tersebut akan diambil oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (Brin). 

‎"Nanti akan dibina oleh BRIN sehingga produk yang dihasilkan TTG ini bisa langgeng dan bisa menyebarluas ke masyarakat," tutupnya.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

NASIONAL
Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Sabtu, 7 November 2026 | 15:43

Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill