Connect With Us

Industri Kabupaten Tangerang Ungguli Daerah Lain di Banten, Kota Tangerang dan Tangsel di Bidang Infrastruktur SDM

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 21 April 2026 | 10:25

Pabrik baru PT Inoac Polytechno Indonesia di Kawasan Industri Cikupa Mas, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin 19 Desember 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang dirilis oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menempatkan Provinsi Banten pada skor 3,95, berada di atas rata-rata nasional yang sebesar 3,50. 

Jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Banten seperti Serang, Cilegon, Lebak, dan Pandeglang, wilayah Tangerang Raya masih menjadi pusat utama aktivitas ekonomi. 

Hal ini tercermin dari tingginya skor ukuran pasar Banten yang mencapai 4,95, jauh di atas rata-rata nasional 4,38.

Kondisi tersebut tidak terlepas dari dominasi Kabupaten Tangerang sebagai kawasan industri terbesar di provinsi ini. 

Dibanding wilayah selatan seperti Lebak dan Pandeglang yang masih bertumpu pada sektor primer, Kabupaten Tangerang memiliki keunggulan pada sektor manufaktur, logistik, dan kawasan industri terpadu.

Sementara itu, Kota Tangerang memiliki posisi lebih unggul dibanding daerah lain dalam hal infrastruktur dan konektivitas. Skor infrastruktur Banten yang mencapai 3,76, lebih tinggi dari nasional 3,37, banyak dipengaruhi oleh wilayah perkotaan seperti Kota Tangerang yang menjadi simpul transportasi dan distribusi melalui adanya Bandara Soekarno-Hatta.

Di sisi lain, Kota Tangerang Selatan menunjukkan karakter berbeda jika dibandingkan daerah lain di Banten. 

Wilayah ini lebih unggul dalam sektor jasa, pendidikan, dan ekonomi berbasis digital. Hal ini tercermin dari tingginya skor adopsi TIK Banten di angka 4,48, melampaui nasional 3,68.

Jika dibandingkan dengan wilayah seperti Kota Serang atau Kabupaten Serang, Tangerang Selatan memiliki keunggulan pada kualitas sumber daya manusia. 

Namun, dari sisi industri dan skala ekonomi, wilayah tersebut masih berada di bawah Kabupaten Tangerang.

Secara umum, Kabupaten Tangerang unggul sebagai pusat industri dan produksi, sementara Kota Tangerang dalam infrastruktur dan distribusi, serta Kota Tangerang Selatan menonjol dalam sektor jasa dan SDM. 

Sementara wilayah lain seperti Lebak dan Pandeglang masih terkendala pada akses infrastruktur, investasi, dan pengembangan ekonomi.

Namun, tidak semua indikator menunjukkan keunggulan. Pilar keterampilan di Banten berada di angka 3,30, lebih rendah dari nasional 3,67. Pilar pasar produk bahkan hanya 2,14, juga di bawah nasional 2,55.

Angka ini menjadi catatan lantaran meski menjadi wilayah paling maju di provinsi, kualitas tenaga kerja dan iklim persaingan usaha masih perlu ditingkatkan agar tidak tertinggal dari daerah lain di tingkat nasional.

Jika ditarik lebih luas, posisi Banten dengan skor 3,95 masih berada di bawah DKI Jakarta yang mencapai 4,16, namun sedikit di atas Jawa Barat dengan 3,93.

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill