Connect With Us

Ancam Bom Perusahaan, Karyawan PT Panarub Dituding Teroris

| Senin, 1 Oktober 2012 | 12:28

Karyawan PT Panarub Demo Lapas Wanita ( / )

Reporter : Rangga A Zuliansyah

TANGERANG
-Puluhan karyawan PT Panarub Dwikarya mendemo Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) WanitaTangerang, Senin (1/10), karena dilarang menjenguk salah satu rekannya yang dituduh teroris. Omi binti Sanen, 33, warga Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, sebelumnya diamankan kepolisian, Sabtu (29/9), karena mengancam akan mengebom perusahaan.
 
Pengurus Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI) Kota Tangerang Saban, saat aksi demo menjelaskan, Omi ditangkap polisi karena menyebarkan SMS berisi ancaman ke beberapa karyawan dan satpam PT Panarub Dwikarya yang berlokasi di Jalan Moh Toha, Kecamaatan Karawaci, Kota Tangerang. “Isi SMS-nya, hati-hati yang didalam, malam ini sedang dirakit bom, besok akan diledakkan,” jelasnya.
 
Hal Menurut Saban, hal itu dilakukan Omi karena merasa kesal dengan pihak perusahaan yang telah semena-mena terhadapnya, lantaran pernah ikut demo menuntut hak normatif. Lalu ketika Omi meminta cuti untuk mengurus anaknya yang sakit, perusahan tidak mengizinkan. Sehingga anak Omi meninggal dunia.
 
“Persoalan ini menimbulkan kekesalan, akhirnya Omi mengirim SMS ancaman. Tapi sebenarnya dia tidak ada maksud untuk itu. Jadinya dia dituduh sebagai teroris,”ungkapnya.
 
Sementara demo dilakukan pihaknya karena tidak diizinkan menjenguk Omi yang saat ini ditahan di sel karantina. “Tujuan kami ingin membesuk teman kami, tapi lapas tidak mengizinkan. Kami kesal, jadi melakukan aksi demo,” tukas Saban.
 
Kakak Omi, Rudi mengatakan, adiknya ditangkap oleh petugas dari Polres Metro Kota Tangerang saat berada di rumahnya, Sabtu (29/9). Petugas yang datang, langsung menggeledah rumah dan membawa Omi tanpa memberitahukan surat izin penangkapan. “Mereka masuk saja ke rumah tanpa permisi. Prosedurnya kan harus ada surat penggilan dulu, baru penangkapan. Tapi mereka langsung menangkap,”jerlasnya, ketika ditemui di Lapas Wanita.
NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

KOTA TANGERANG
Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill