Connect With Us

Angkot T 10 dan T 11 Diizinkan Tidak Masuk Terminal Poris Plawad

| Jumat, 7 Desember 2012 | 17:00

Sopir angkot menolak bayar retribusi sengaja meninggalkan angkotanya di Terminal Poris Plawad. (tangerangnews / rangga)

Rerporter : Rangga A Zuliansyah
 
TANGERANG-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, akhirnya menyetujui tuntutan ratusan sopir angkut dengan no trayek T.10 jurusan Terminal Poris Plawad-Pasar Anyar dan T.11 jurusan Ampera-Pondok Bahar yang menolak masuk terminal Poris Plawad untuk bayar retribusi.
 
Hal itu dikatakan Sekretaris Dishub Kota Tangerang Fatchulhadi, Jumat (7/12). Menurutnya, Dishub sudah mediasi dengan para supir angkot T.10 dan T.11, akhirnya disepakati dua no trayek ini tidak perlu masuk terminal pada jam-jam tertentu. “Hanya berlaku pada pagi hari hingga pukul 10.00 WIB,” ujarnya.
 
Dia mengatakan, keputusan tersebut diambil Dishub karena banyaknya keluhan dari para sopir angkot. Dimana, pada pagi terutama jam kerja dan jam sekolah banyak penumpangnya meminta untuk tidak masuk terminal lantaran takut terlambat dan tidak sampai ditempat tujuan.
 
“Akhirnya kami mengambil solusi, angkot T.10 dan T.11 di pagi hari akan langsung lurus ke Ampera dan itu hanya berlaku hingga jam 10 pagi. Selebihnya, mereka harus tetap ke trayek awal, masuk ke terminal,” tegas Fatchulhadi.
 
Dia pun berjanji, tidak akan ada pelarangan dari petugas di lapangan saat jam yang sudah disepakati.  “Pokoknya kalau ada pelarangan dari petugas dilapangan, silahkan saja melaporkan pada Dishub Kota Tangerang,” tukas Futchulhadi.
 
Disamping itu, solusi tesebut sebagai langkah merayu sekaligus mensosialisasikan kepada trayek T.10 dan T.1, tentang trayek Bus Lane terbaru. Menurutnya, mayoritas sopir yang demo pada Rabu (5/12) lalu belum mengetahui jalur Bus Lane dari Poris hingga ke halte Taman Anggrek Jakarta Barat.
 
“Dengan jalur baru tersebut, akan menjadi peluang mendapatkan penumpang lebih banyak hingga ke terminal Poris. Setelah kita jelaskan seperti itu kepada mereka, akhirnya mereka mengerti. Bahkan, para supir angkot tersebut meminta dibuatkan stiker penjelasan jalur Bus Lane baru itu,” tandasnya.

KAB. TANGERANG
Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Sabtu, 7 November 2026 | 19:35

Warga di sekitar Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, dihebohkan dengan seorang pemulung yang sempat tersasar di dalam saluran gorong-gorong, Jumat 6 November 2026, malam.

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Sabtu, 7 November 2026 | 18:07

Di tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill