Connect With Us

PKS Matangkan Duet Syukur-Hilmi

| Selasa, 18 Desember 2012 | 18:22

Aulia Epriya Kembara (tangerangnews / dira)

 

 
TANGERANG –Setelah menyatakan ogah seperti PKS Kabupaten Tangerang, DPD PKS Kota Tangerang rupanya serius tidak akan menjadi penonton dalam Pilkada di Kota Tangerang 2013 mendatang.
 
DPW PKS Provinsi Banten mengisyaratkan untuk mematangkan duet antara Golkar dengan PKS, dengan memadukan calon Ketua DPD II Golkar Kota Tangerang Abdul Syukur dengan Ketua DPD PKS Kota Tangerang Hilmi Fuad. Itu dikatakan oleh  fungsionaris DPD PKS Kota Tangerang Aulia Eprya Kembara.
 
Aulia mengatakan, secara mengejutkan ada perintah dari DPW PKS Banten agar DPD PKS Kota Tangerang menggarap kemungkinan duet pasangan ini. “Di DPW PKS sudah ada wacana pemasangan Syukur-Hilmi, bahkan DPD diminta juga untuk mematangkan duet ini,” kata Aulia.
 
Selama ini, kata Aulia, baik PKS, Golkar, PAN dan PDIP terus menyepakati koalisi besar. Namun, dari koalisi tersebut, DPW PKS menilai duet Syukur-Hilmi lebih memungkinkan dimajukan. “Tinggal nanti keputusan Sykur saja, apakah dia berani mengambil porsi yang ditawarkan PKS, termasuk menggandeng PDIP dan PAN juga,” imbuhnya.
 
Disinggung kedekatan PKS dengan Wakil Walikota Tangerang Arief Wismansyah dan berencana memasangkan kadernya dengen Arief, pihaknya menyatakan kemungkinan itu juga terbuka. Namun, sementara wacana yang menguat ada di Abdul Syukur. “Kami masih menggodok duet arahan DPW terlebih dahulu. Kalau Sykur cocok akan jalan bersama,” tandasnya.
 
Ketua DPD PKS Kota Tangerang Hilmi Fuad menyatakan, dirinya siap berpasangan dengan siapapun dalam rangka menuju Pemilukada Tangerang 2013. Termasuk jika PKS memutuskan untuk mengusungnya bersama dengan Abdul Syukur. “Dengan siapapun siap, semuanya dalam progres,” tandasnya. (KUN)
 
 
MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

NASIONAL
Mayoritas Pekerja Indonesia Masih Lulusan SD hingga SMP Menurut Data BPS

Mayoritas Pekerja Indonesia Masih Lulusan SD hingga SMP Menurut Data BPS

Jumat, 6 Februari 2026 | 10:56

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat struktur tenaga kerja di Indonesia hingga November 2025 masih didominasi oleh penduduk bekerja dengan tingkat pendidikan dasar.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill