Connect With Us

Polres Tangerang Buka Loket SIM Khusus Korban Banjir

| Minggu, 27 Januari 2013 | 14:35

Pelayanan SIM di Polres Metro Tangerang. (TangerangNews.com / dira)

 

TANGERANG
-Akibat banjir yang melanda di beberapa wilayah di  Kota Tangerang baru-baru ini, membuat jumlah pemohon yang datang ke pelayanan  surat izin mengemudi (SIM) di Polres Metropolitan Tangerang mengalami penurunan hingga mencapai 30 persen.

Itu terlihat dari data di Polrestro Tangerang. Dari rata-rata jumlah pemohon yang  tiap hari mencapai 200 orang, kini  yang datang  hanya sekitar 60 orang.
 
"Jumlah pemohon SIM menurun hingga 30 persen, karena selain hampir tiap hari hujan, mereka pun khawatir  terhalang banjir," kata Kepala Unit SIM, Polrestro Tangerang, AKP Kasto, kemarin.

Untuk itu, kata dia,  pihaknya sangat menghargai kepada para pemohon yang  masih mau datang ke Polrestro Tangerang hanya untuk mendapatkan SIM. Karena dengan begitu, menunjukkan  kesadaran mereka dalam berlalu lintas cukup tinggi.

"Saya selalu menekankan kepada semua anggota yang ada di sini agar selalu memberikan pelayanan yang cepat dan prima kepada mereka," kata Kasto.

Bahkan lanjutnya, mulai Senin (28/1) ini, pihaknya akan memberikan pelayanan kusus kepada para korban banjir, yang SIM-nya rusak atau hilang, dengan cara membuka loket baru di area Polrestro Tangerang, agar korban banjir itu  tidak antre dengan pemohon yang lain. "Bagi korban banjir yang SIMnya rusak atau hilang, mereka bisa minta surat pengantar dari RT/RW, agar mendapat pelayanan yang cepat dari petugas di loket kusus ," kata dia.

Ditanya soal biaya pembuatan SIM itu sendiri, Kasto menjelaskan sesuai dengan ketentuan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB), yaitu untuk pembuatan SIM A baru Rp 120.000 dan perpanjangan  Rp80.000. Sedangkan untuk SIM C baru  Rp 100.000 dan perpanjangan Rp 75.000.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Wahyu Widada megatakan, selain membuka loket khusus korban banjir, pihaknya juga akan lebih mengaktifkan pembuatan SIM keliling Ke daerah-daerah yang dilanda  banjir, seperti Cileduk, Jatiuwung, Periuk sehingga masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah itu bisa memperpanjang SIM-nya tanpa harus datang ke Polrestro Tangerang.”Prinsipnya memberi pelayanan,” ujarnya. (ICHA)
 
TANGSEL
Gegara Bakar Sampah, Api Merembet ke Gudang Telur hingga Ludes di Serpong

Gegara Bakar Sampah, Api Merembet ke Gudang Telur hingga Ludes di Serpong

Senin, 21 September 2026 | 19:09

Akibat kelalaian membakar sampah, sebuah bangunan gudang telur milik Rahmat di Jalan Bhayangkara 1, RT05/02, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hangus terbakar pada Senin 21 September 2026, dini hari.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TEKNO
Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Senin, 21 September 2026 | 17:29

Aplikasi by.U menjadi pusat pengelolaan layanan yang bisa kamu akses langsung dari perangkat mobile. Dari satu aplikasi, kamu dapat mengecek kuota, melakukan pembelian, melihat promo, mengumpulkan uCoin, dan mencari hiburan ketika sedang senggang.

NASIONAL
Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Senin, 21 September 2026 | 20:55

Jagat media sosial dihebohkan dengan video aksi pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) oleh sekelompok warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 20 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill