Connect With Us

Dubes Amerika Ngecat Lapangan Basket Ponpes Asshiddiqiyah

| Sabtu, 1 Juni 2013 | 15:37

Dubes Amerika Ngecat Lapangan Basket Ponpes Asshiddiqiyah (tangerangnews / rangga)



TANGERANG
-Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Scot Marciel melakukan bakti sosial di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah di Jalan Garuda, Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Sabtu (1/5).

Dalam kesempatan itu, Scot juga sempat berdiskusi dengan pimpinan Ponpes Asshiddiqiyah Noer Muhammad Iskandar dan para santri mengenai isu-isu terkini seperti toleransi, keberagaman, radikalisme, terorisme, peluang pendidikan di AS, hubungan AS-Indonesia, serta kehidupan Umat Islam di AS.

Dalam kesempatan tersebut, beberapa karyawan kedubes AS, Warga Negara AS di Indonesia dan para diplomat melakukan aktivitas olahraga dan kerja bakti bersama-sama dengan para guru dan santri ponpes.

Scot sempat mengecat lapangan basket di pesantren tersebut.

Scot mengatakan, bakti sosial ini merupakan salah satu kegiatan rutin warga AS yang dilakukan setiap hari Sabtu.

Pihaknya memilih ponpes Asshiddiqiyah karena dinilai ponpes yang bagus.

"Kita di AS setiap hari Sabtu menjadi relawan untuk bakti sosial. Pesantren ini bagus dan di sini juga ada siswa S1 yang belajar ke AS," katanya.

Dia menambahkan, toleransi antar umat beragama penting tak hanya di Indonesia tapi juga seluruh dunia. Dia menilai, dalam sejarah terlalu banyak perang atas nama agama karena kurangnya ketoleransian antar agama yang berbeda.

"Kalau di negara kami, ada banyak agama di sana, bahkan kita tidak tau berapa banyak agama yang kita miliki. Di indonesia kita berjuang untuk menghormati satu sama lain.

Kita harus mengingat, meski kita mengimani agama kita, namun kita juga bisa menghormati agama yang berbeda," ujarnya.

Terkait konflik antar agama, pihaknya terus bekerja sama dengan pemerintah untuk mendorong agar masalah tersebut bisa di selesaikan.

 Dia juga mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Indonesia dan negara lainnya.

 "Hal itu tidak akan mengurangi komitmen kami menegakan toleransi di negara kami," pungkasnya.  (RAZ)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill