Connect With Us

Penembak Massal di Amerika Semula Ingin Serang Kampus

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 20 Juni 2015 | 15:41

Dylann Roof, 21, tersangka penembakan massal di gereja AS. (Reuters / Reuters)

Dylann Roof, 21, tersangka penembakan massal di gereja komunitas kulit hitam di Charleston, Amerika Serikat (AS) semula ingin menyerang kampus. Rencana itu diungkap teman Roof, Christon Scriven, 22.

Roof telah mengumbar tembakan di Gereja Emanuel African Methodist Episcopal. Sembilan orang tewas akibat aksinya.


The Washington Post melaporkan, Scriven baru-baru ini bertemu Roof untuk minum malam. Dalam pertemuan itu, Roof mengutarakan niatnya untuk menyerang gedung College of Charleston, sebuah kampus ternama di Charleston.

”Reaksi saya saat itu; ‘Anda hanya berbicara hal gila’,” kata Scriven mengingat pertemuan terakhir dengan pelaku penembakan massal tersebut. “Saya tidak berpikir dia selalu ada,” lanjut dia, yang dilansir Sabtu (20/6/2015).

Scriven juga mengatakan bahwa Roof mungkin telah mengubah rencana awalnya itu setelah melihat kondisi kampus yang sulit diakses untuk dijadikan target serangan.

”Dia hanya mengatakan pada hari Rabu, bahwa semuanya akan terjadi. Dia mengatakan; ‘mereka memiliki waktu tujuh hari’,” ujar Scriven kepada NBC News menirukan ucapan Roof.

Dalam serangan yang dimotivasi kebencian rasisme itu, Roof sempt menghabiskan waktu satu jam untuk membaca Alkitab sebelum melakukan penembakan massal. Pria kulit putih itu kini didakwa dengan tuduhan sembilan pembunuhan dan pelanggaran senjata.

Sementara itu, pada hari ini ribuan orang membawa mawar merah dan putih mendatangi gereja yang berumur sekitar 200 tahun itu untuk berkabung. Para keluarga korban penembakan mengaku sudah memaafkan Roof meski tidak ingin lagi melihat wajahnya.


BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill