Connect With Us

Lempar Molotov ke Tentara Israel, Pemuda Palestina Ditembak Mati

EYD | Sabtu, 6 Februari 2016 | 07:14

Ilustrasi Bom Molotov (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANG – Seorang remaja Palestina nekat melemparkan bom molotov ke arah tentara Israel di Tepi Barat. Akibatnya, remaja Palestina ini ditembak mati oleh tentara Israel.

Disampaikan juru bicara militer Israel, seperti dilansir AFP, Sabtu (6/2/2016), sedikitnya ada dua remaja Palestina yang melemparkan molotov ke arah jeep militer Israel yang tengah berpatroli di dekat wilayah Halhul, sebelah utara kota Hebron, Tepi Barat, pada Jumat (5/2) waktu setempat.

Menurut juru bicara yang tidak disebut namanya itu, aksi pelemparan molotov itu dianggap sebagai ancaman besar, sehingga tentara Israel melepaskan tembakan ke arah pelempar molotov itu. Tembakan itu menewaskan salah satu pelaku, sedangkan satu pelaku lainnya berhasil ditangkap.

Secara terpisah, Kementerian Kesehatan Palestina mengkonfirmasi korban tewas sebagai Haitham al-Bau yang berusia 17 tahun.

Dengan demikian, sudah 165 warga Palestina tewas ditembak tentara Israel dalam empat bulan terakhir. Lebih dari separuh jumlah itu merupakan pelaku serangan, sedangkan yang lain tewas dalam bentrokan saat aksi protes.

Sejak 1 Oktober tahun lalu, sedikitnya 26 warga Israel, 1 warga Amerika Serikat, dan 1 warga Eritrea tewas akibat serangkaian kekerasan di wilayah Israel.

Bentrokan terbaru kembali terjadi pada Jumat (5/2) waktu setempat, di mana sekitar 100 pemuda Palestina melempari batu kepada tentara Israel di dekat Ramallah, Tepi Barat.

Dilaporkan seorang jurnalis AFP, tentara Israel membalas lemparan batu ini dengan melepas tembakan sungguhan setelah menggunakan gas air mata dan peluru karet.

Bentrokan antara warga Palestina dengan tentara Israel terus terjadi di sepanjang perbatasan Gaza-Israel. Disampaikan Kementerian Kesehatan Palestina bahwa delapan demonstran terkena luka tembakan oleh tentara Israel, termasuk seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun yang kini kritis akibat peluru bersarang di perutnya.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

BANDARA
Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46

Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.

KAB. TANGERANG
Kasus Kekerasan Seksual Tinggi, DPRD Desak Pemkab Tangerang Rekrut Saksi Ahli dan Psikolog Tetap

Kasus Kekerasan Seksual Tinggi, DPRD Desak Pemkab Tangerang Rekrut Saksi Ahli dan Psikolog Tetap

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:14

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Deden Umardani meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat sistem pendampingan hukum dan psikologis untuk korban kekerasan seksual.

BANTEN
38 Ribu Warga Banten Diprediksi Terdampak Kekeringan, Lebak dan Kabupaten Tangerang Terbanyak

38 Ribu Warga Banten Diprediksi Terdampak Kekeringan, Lebak dan Kabupaten Tangerang Terbanyak

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:39

Dampak fenomena El Nino mulai menghantui wilayah Provinsi Banten. Memasuki pertengahan Juli 2026, sejumlah wilayah telah melaporkan krisis air bersih, memicu langkah cepat BPBD Banten dalam memperkuat mitigasi di seluruh kabupaten/kota.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill