Connect With Us

Mulut Sungai Gangga di India Mengapung 4.000 Mayat COVID-19

Rangga Agung Zuliansyah, Tim TangerangNews.com | Rabu, 12 Mei 2021 | 12:00

Anggota keluarga korban COVID-19 menyiapkan tumpukan kayu pemakaman untuk anggota yang meninggal karena COVID-19 terlihat di krematorium di New Delhi, India, Sabtu, 24 April 2021. (Altaf Qadri / AP)

TANGERANGNEWS.com-Angka kematian di India karena mengganasnya COVID-19 pun terus bertambah signifikan setiap harinya. Terbaru 4.000 mayat terlihat mengapung di mulut sungai Gangga. Jenazah ini diperkirakan merupakan jenazah positif COVID-19 yang tidak mampu dikremasi oleh keluarganya.

 

India saat ini pun menjadi salah satu negara yang menyumbang angka kematian terbanyak akibat virus Corona di seluruh dunia. Peningkatan kasus yang membludak ini membuat sistem kesehatan kewalahan, meskipun mendapatkan bantuan tabung oksigen dan peralatan medis dari negara lain.

Dikutip dari Reuters, Rabu (12/5/2021), pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan terkait dengan penemuan sejumlah mayat mengapung di sunga Gangga tersebut.

"Saat ini sangat sulit bagi kami untuk mengatakan dari mana mayat-mayat ini berasal," kata Pejabat Tinggi Pemerintah Distrik Ghazipur, M P Singh.

Sementara itu, seorang warga setempat, Akhand Pratap mengatakan, bahwa banyak orang yang membuang mayat ke sungai karena kekurangan kayu untuk melakukan kremasi.

 "Mereka membenamkan jenazah di sungai suci Gangga sebagai ganti kremasi karena kekurangan kayu kremasi," katanya.

 

Bahkan di ibu kota India yakni New Delhi banyak korban Covid-19 yang ditinggalkan oleh keluarganya setelah di kremasi tanpa menebar abunya ke sungai suci seperti tradisi yang selama ini dilakukan. 

"Organisasi kami mengumpulkan sisa-sisa (abu) dari semua krematorium dan melakukan ritual terakhir di Haridwar (kota suci) sehingga mereka dapat mencapai keselamatan," kata Ashish Kashyap, seorang sukarelawan dari organisasi amal Shri Deodhan Sewa Samiti.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill