Connect With Us

Keterangan Saksi Tidak Memberatkan 5 Eksekutor

| Kamis, 17 September 2009 | 22:46

TANGERANGNEWS-Keterangan saksi yang menyatakan tidak mengenali wajah dan postur tubuh pelaku penembak PT Putera Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen seperti yang dituduhkan kepada ke 5 Eksekutor, ditanggapi oleh kuasa hukumnya, Juan Felix Tampubolon. Juan mengungkapkan kalau ke tiga saksi yang merupakan sekuriti Padang Golf Modern, Tangerang, yang diajukan pihak Jaksa itu justru menguntungkan pihaknya, karena para saksi itu tidak tahu apa-apa. “Saya kira keterangan saksi-saksi tidak tahu apa-apa. Keterangannya jelas tidak memberatkan terdakwa. Pasalnya, mereka tidak tahu wajah pengendara yang waktu itu menaiki motor Yamaha Scorpio, jadi pelakunya bisa siapa saja,” ungkap Juan saat persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kamis (17/9). Tak hanya itu, saksi juga dianggap ragu-ragu dalam memberi keterangannya. Seperti saat ditanya warna motor Yahama Scorpio yang dibilang biru. Padahal, warna tersebut lebih dominan hitam dengan strip ungu. Kemudian ketika kembali ditanya wajah si pengendara motor, mereka mengaku lupa. “Keterangan saksi ini ragu-ragu. Di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di kepolisian, saksi mengatakan kalau pelakunya memakai jaket hitam dan kulitnya berwana gelap. Tetapi saat ditanya lagi malah mengaku tidak tahu. Keterangannya yang berbeda bisa dianggap palsu,” tambah Juan. Menanggapi itu, jaksa penuntut umum Raharjo menyatakan, keterangan saksi itu sah karena dinyatakan di bawah sumpah di depan sidang pengadilan sesuai Pasal 185 KUHAP. Sedangkan untuk penilaian terhadap keterangan saksi merupakan wewenang hakim sebagai yang memutuskan. “Jadi keterangannya tidak bisa disalahkan ataupun dibenarkan begitu saja oleh pengacara karena tetap hakim yang memutuskan,” ungkapnya. Dalam persidangan tersebut, ada 4 saksi yang memberikan keterangan. Tiga saksi bernama Hajiji, Yadih dan Rudi merupakan sekuriti Padang Golf Modern. Sedangkan salah satu orang lainnya adalah anggota Polres Metro Kota Tangerang bernama Rusli.(rangga)
BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

KOTA TANGERANG
Sempat Kabur ke Lampung, Pelaku Penganiayaan Caddy Modern Golf Tangerang Diringkus

Sempat Kabur ke Lampung, Pelaku Penganiayaan Caddy Modern Golf Tangerang Diringkus

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:16

Gerak cepat Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil menangkap pria berinisial FP, 38, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang caddy golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill