Connect With Us

Bandara Sediakan Loket Darurat Sriwijaya Air

| Kamis, 1 Oktober 2009 | 17:51

TANGERANGNEWS-Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta menyediakan counter atau loket darurat untuk maskapai penerbangan Sriwijaya Air. Kebijakan itu ditempuh setelah loket hancur diserang sekelompok orang tak dikenal. "Counter sementara untuk Sriwijaya Air tepat berada di depan loket yang hancur diserang kelompok tersebut," kata Humas Sriwijaya Air Hana saat dihubungi wartawan, hari ini. Hana mengatakan, tak ada gangguan pelayanan pascaserangan. Meski sempat membuat panik calon penumpang, namun kondisi sudah pulih. "Kalau kerugian belum tahu, karena lokasi loket masih di-police line oleh polisi," ujarnya. Sekitar pukul 16.40, Rabu 30 September 2009, sebanyak 11 pelaku mendatangi counter Sriwijaya Air di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta. Mereka melakukan pengrusakan counter. Mereka datang dengan mengendarai Toyota Kijang biru B 2118 WU dan Suzuki Vitara hitam B 2642 BB. Suasana semakin mencekam ketika polisi melepaskan tembakan peringatan kepada pelaku. Saat itu, situasi counter dalam keadaan ramai dan calon penumpang langsung berhambur ketika peristiwa terjadi. Berdasarkan keterangan petugas kebersihan bernama Abdulrahman, para pelaku datang dengan membawa senjata tajam jenis samurai dan besi. Dengan brutal mereka kemudian melakukan pengerusakan. Kaca-kaca di loket tersebut dirusak pelaku. "Kejadiannya lama, sekitar 15 menit. Waktu polisi datang mereka baru pada lari," ujar Abdulrahman. Sebanyak lima pelaku telah tertangkap. Dua pelaku tertangkap beberapa saat usai kejadian, tiga pelaku tertangkap dini hari tadi, dan enam lainnya masih buron. Mereka yang tertangkap masih dalam pemeriksaan intensif petugas untuk mengungkap motif penyerangan.(rangga)
MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
JNE Tangerang Borong 10 Unit Mobil Listrik Wuling Mitra EV untuk Efesiensi

JNE Tangerang Borong 10 Unit Mobil Listrik Wuling Mitra EV untuk Efesiensi

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:26

Langkah besar menuju logistik ramah lingkungan resmi diambil oleh JNE Tangerang di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

OPINI
Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38

Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill