Connect With Us

Digebuki Debt Collector, Penunggak Motor Tewas

| Selasa, 27 Oktober 2009 | 17:34

TANGERANGNEWS-Dua hari menahan rasa sakit, akhirnya Deri Rustopo, 32, warga Kampung Lebak Silih, Kelurahan Unyur, Kota Serang, meregang ajal, pada Senin malam (26/10). Korban menghembuskan nafas terakhir, diduga akibat ulah sadis tiga orang debt collector sebuah perusahaan leasing yang menagih cicilian kreditan motor yang berbuntut dengan aksi penganiayaan. Satpam PT PLN di Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, ditemukan tewas setelah mengalami sakit dua hari lamanya. Dugaan kematian penunggak motor ini diungkap Deki Prasetia, adik korban saat dijumpai dirumah duka kemarin. Menurut Deki, sebelum kakanya sakit, pada Kamis (24/10) lalu, sekitar pukul 21:00 Wib, korban kedatangan tiga orang yang diduga sebagai debt collector menggunakan mobil. Usai terjadi silang pendapat, ketiga orang yang datang menggunakan kendaraan roda empat itu, akhirnya memukuli korban. Tak hanya itu, selanjutnya korban pun dimasukan ke dalam mobil dibawa kesuatu tempat. “Tapi saya tidak tahu, waktu di dalam mobil kakak saya diapain. Hanya ketika di luar tiga orang itu memukili kakak saya,”ungkap Deki. Dijelaskan Deki, kakaknya memang memliki tunggakan 3 bulan ansuran motor kepada sebuah perusahaan leasing di Kota Serang. Motor yang belum lunas itu juga sempat digadaikan kepada orang lain. “Mungkin yang datang itu kesal, tapi harusnya jangan pakai kekerasan dong. Negara ini kan, Negara hukum,”sesal Deki. Kapolsek Serang, AKP Doni Hadi Santoso ketika dikofirmasi membenarkan adanya laporan tersebut seorang warga yang tewas diduga akibat penganiayaan. Pihaknya mengaku masih menyelidiki sebab-sebab kematian korban. Bahkan telah memanggil sejumlah saksi atas kasus itu. “Otopsi sudah dilakukan, tetapi kita belum tahu peyebab kematian korban. Karena belum tahu hasilnya otopsinya seperti apa,” ujar Kapolsek, saat dikonfirmasi, Selasa (27/10). (SI/dira)
BANTEN
Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Selasa, 29 September 2026 | 08:37

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sejak awal September 2026 mulai mereda. Namun, paparan abu vulkanik yang sebelumnya menyebar ke sejumlah wilayah tetap perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan

NASIONAL
Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Minggu, 27 September 2026 | 20:40

Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna yang dinilai terdapat relasi kuasa di dalamnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Hujan Ringan Berpotensi Guyur Kota Tangerang di Awal Oktober 2026

Hujan Ringan Berpotensi Guyur Kota Tangerang di Awal Oktober 2026

Selasa, 29 September 2026 | 10:24

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprakirakan kondisi cuaca periode 28 September hingga 4 Oktober 2026 di Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill