RS Melati Kota Tangerang Luncurkan Logo Baru
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:21
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
TANGERANG – Mantan Dirut Pelindo II RJ Lino akan diperiksa perdana oleh KPK sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) 2010, Jumat (29/1/2016). Lino siap memenuhi panggilan KPK.
"Pasti datang, tidak mungkin tidak datang," ujar pengacara Lino, Fredrich Yunadi di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (28/1/2016).
Fredrich di Mabes Polri untuk mendampingi Lino diperiksa polisi sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mobile crane. Menurut Fredrich, tidak ada persiapan khusus dari kliennya dalam pemeriksaan besok.
"Apa tidak khawatir Jumat keramat?" tanya wartawan. "Nggak masalah, itu (Jumat keramat) kan kata Anda," jawab Fredrich.
KPK telah menetapkan Lino sebagai tersangka korupsi pengadaan QCC tahun 2010 dengan kerugian negara Rp 60 miliar. Lino telah membantah terkait kasus tersebut. Lino bahkan mengajukan praperadilan di PN Jaksel, namun akhirnya kandas.
Sedangkan di Mabes Polri, Lino ditetapkan sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan 10 unit mobile crane. Penyidik Mabes Polri telah menetapkan seorang tersangka, yaitu Direktur Teknik PT Pelindo II Ferialdy Noerlan dalam kasus ini.
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
TODAY TAGUpaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews