Connect With Us

Pertamina Bakal Kurangi Subsidi Elpiji 3 Kg

EYD | Jumat, 8 April 2016 | 09:34

Hiswana Migas dan Pertamina Gelar Operasi Pasar Elpiji 3 Kg (Wahyu / TangerangNews)

TANGERANG – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mengurangi subsidi untuk Liquid Petroleum Gas (LPG) alias elpiji secara bertahap mulai 2017. PT Pertamina (Persero) siap melaksanakan kebijakan ini.

Elpiji produksi Pertamina yang selama ini diberi subdisi adalah ukuran 3 kilogram (kg). Setelah subsidi dicabut, maka harga elpiji 3 kg akan sesuai dengan keekonomian.

Subsidi elpiji tersebut nantinya dialihkan untuk pembangunan jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga. Pertamina saat ini juga sedang dalam pengembangan jargas.

"Kita dalam posisi yang saling komplementer karena kita juga punya banyak jargas. Total pelanggan jargas kita sampai akhir tahun kemarin itu sudah 71.000 sambungan di Prabumulih, Sengkang, dan Jambi," kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro.

Wianda mengatakan, apa pun kebijakan pemerintah nanti setelah pencabutan subsidi elpiji, Pertamina sudah siap. "Apakah itu pilihannya elpiji atau jargas, sebenarnya kita siap. Dari jargas kita juga lebih siap karena kita yang mengelola sumber-sumber gasnya," ungkapnya.

Menurutnya, pengembangan jargas lebih mudah ketimbang elpiji. Yang perlu dilakukan Pertamina dalah fokus ke pembangunan pipa distribusi dan pipa komplementer.

"Tapi sebelum ada infrastruktur itu, masyarakat nggak bisa berhenti masak dong, jadi pakai elpiji. Nanti tergantung kebijakan Pemprov dan Pemda setempat dengan adanya sumber-sumber gas di sekitar daerah," jelasnya.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill