Connect With Us

Depok Kota Terkotor Kedua

| Jumat, 5 Maret 2010 | 19:33

Sampah (tempointeraktif / ti)


TANGERANGNEWS-Demi mengejar poin adipura, Wali Kota Depok, Nurmahmudi Ismail meminta warganya untuk memilah sampah secara mandiri. Pasalnya, saat ini Depok masih berada di urutan ke-13 dari 14 kota besar dalam tingkat kebersihannya.
 
“Tahun ini masyarakat sudah harus mampu memilah sampah, karena ini menjadi penilaian adipura,” kata Nurmahmudi di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok, Jumat (5/3).
 
Diungkapkan Nur, saat ini kota Depok masih membutuhkan 7 poin lagi untuk meraih adipura. Pada penilaian tahap pertama oleh tim penilai Adipura, November 2009 lalu, poin yang dicapai kota Depok baru sebesar 66 poin. Sementara poin yang dibutuhkan untuk mendapatkan adipura sebesar 73 poin.
 
“Karenaya kita masih harus bekerja keras untuk meraih Adipura, menjelang penilaian tahap kedua, agar mendapat tingkat yang maksimal,” tukasnya.
 
Nurmahmudi mengatakan, imbauan untuk memilah sampah tersebut disampaikan, untuk mengikis kebiasaan warga untuk membakar sampah. Sebab, tindakan pembakaran sampah tersebut dilarang oleh Undang-undang Lingkungan Hidup, dan dapat menyebabkan polusi udara.
 
Dibeberkannya, di kota Depok terdapat 59 titik yang akan dinilai oleh tim
penilai Adipura. Antara lain, Balai Kota, Markas Polres, Kodim dan Instansi
pemerintah lainnya. Selain itu, tim juga akan memeriksa perumahan warga,
jalan utama, stasisun kereta api, Terminal, pasar tradisional, dan sekolah.(dira)

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

TANGSEL
BINUS SCHOOL Serpong Hadirkan Ekskul Golf, Berpotensi Cetak Atlet hingga Dapat Beasiswa

BINUS SCHOOL Serpong Hadirkan Ekskul Golf, Berpotensi Cetak Atlet hingga Dapat Beasiswa

Rabu, 10 Juni 2026 | 22:44

Guna mewujudkan wadah pembentukan karakter anak sekaligus menyalurkan minat bakat siswa, BINUS SCHOOL Serpong resmi menghadirkan program ekstrakurikuler (ekskul) golf.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill