Connect With Us

Napi Stress Sayat Perut dengan Silet

| Jumat, 28 Mei 2010 | 15:51

Arthalyta Suryani (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS- Seorang narapidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pasirpangaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau nekad menyakiti diri sendiri dengan menyayat perutnya dengan pisau silet. Tindakan nekad tersebut dilakukannya karena stres selama dalam tahanan tidak dijenguk keluarganya.
 
Marjoko alias Joko, 30, penghuni Lapas Pasirpangaraian terkait kasus perampokan disertai pembunuhan diduga mengalami depresi berat. Selama tiga tahun menjalani hukuman, ia tidak pernah dijenguk keluarganya. Joko divonis 10 tahun penjara Pengadilan Negeri (PN) Dumai dan sempat menghuni Lapas Dumai.
 
Terpidana asli Jawa Tengah itu, Rabu (26/5) menyayat perutnya sendiri dengan pisau silet hingga menderita luka berat. Joko sempat tidak sadarkan diri dengan isi perut keluar dari tempatnya. Joko dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru guna menjalani perawatan.
 
Kepala Lapas Pasirpengaraian Tommy Kahar mengatakan, anak binaannya diduga mengalami depresi berat. Penjelasan itu diperolehnya dari tahanan satu ruangan Joko. “ Selama menjalani masa tahanan, baik di Dumai maupun di Pasirpengaraian ia tidak pernah dijenguk keluarganya,” katanya kepada sejumlah wartawan, Jumat (28/5).
Tindakan nekad dengan menyayat perut sendiri dilakukan Joko di dalam kamar mandi tahanan. Ia menggunakan alat pencukur kumis.
 
"Silet itu mungkin yang dipakai para tahanan untuk mencukur kumis. Padahal kita secara rutin melakukan pemeriksaan semua kamar tahanan,” kata Tommy.
 
Pria yang belum diketahui keberadaan keluarganya itu tidak bersedia memberikan komentar. Ia masih menjalani perawatan intensif di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru.
Joko dikenal sebagai tahanan yang patuh. Ia aktif mengikuti pelatihan kerja serta rajin beribadah. (mi/dira)

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

NASIONAL
Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28

Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.

KOTA TANGERANG
Mendikdasmen Dorong Program SD dan SMP Swasta Gratis Kota Tangerang Diadopsi Daerah Lain

Mendikdasmen Dorong Program SD dan SMP Swasta Gratis Kota Tangerang Diadopsi Daerah Lain

Minggu, 10 Mei 2026 | 08:31

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Abdul Mu'ti, memberikan apresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang atas terobosan program sekolah swasta gratis yang telah dijalankan di Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill