Connect With Us

PENGUNGSI TIDAK BETAH DI KERTA MUKTI

| Senin, 6 April 2009 | 20:06

TANGERANGNEWS.COM-s ejumlah pengungsi yang berada ditenda-tenda pengungsian di Wisma Kerta Mukti mengatakan tidak betah tinggal di tenda. “Panas sekali jika siang, selain itu tidak ada listrik, Coba kalau ada listrik kami kan bisa beli kipas angin, kasihan anak saya,” kata Nurul Hikmah warga RT 04/08 yang satu tenda bersama suaminya M Iksan anaknya Sabina dan mertua serta kakak iparnya sore ini. Dirinya mengatakan, perbedaan yang paling dirasakan di tenda dengan di Fakultas Kedokteran lokasi beristirahat. “Kalau di sana ada AC-nya, di sini kita kalau siang harus bukan semua pintu tenda agar tidak kepanasan, padahal kalau siang kami juga ingin beristirahat,” katanya. Sementara itu Pangdam Jaya Mayjen TNI Darpito Pujisuncuro mengatakan, melihat berbagi aspek yang ada saat ini pencarian korban masih terus dilakukan. Hanya saja intensitasnya mulai dikurangi. Jumlah personil pun sudah berkurang dari satu SSK menjadi sekitar 315 orang. “Metode pencarian masih melakukan pencarian di tepi sungai hingga tumpukan sampak. Sementara yang berada dipuing-puing sudah dihentikan. Sekarang yang menjadi skala prioritas kami adalah membantu membangun rumah sementara untuk para korban,” katanya. Saat ini jumlah relawan selain dari TNI, diantara masih ada sekitar 467. Jumlah itu terdiri dari 315 personel TNI, Tagana 60, PMI 60, TNI 302, Medis 30, BNPB 12, Depsos 25, Satkorlak 20 dan Basarnas 35 personel. Pantauan Seputar Indonesia di lokasi pengungsi Wisma Kerta Mukti I hingga kemarin petugas dari TNI masih terus bekerja membangun 24 rumah semi permanen untuk ditempati para korban bencana yang direncanakan akan mulai ditempati pada Selasa (7/4). (denny irawan)
NASIONAL
Mayoritas Pekerja Indonesia Masih Lulusan SD hingga SMP Menurut Data BPS

Mayoritas Pekerja Indonesia Masih Lulusan SD hingga SMP Menurut Data BPS

Jumat, 6 Februari 2026 | 10:56

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat struktur tenaga kerja di Indonesia hingga November 2025 masih didominasi oleh penduduk bekerja dengan tingkat pendidikan dasar.

KAB. TANGERANG
Tingkat Partisipasi Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Tangerang Tertinggi di Indonesia

Tingkat Partisipasi Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Tangerang Tertinggi di Indonesia

Jumat, 6 Februari 2026 | 15:58

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyebut, Kabupaten Tangerang menjadi daerah dengan jumlah capaian masyarakat yang mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tertinggi di Indonesia.

OPINI
Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38

Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill