Connect With Us

JUMLAH KORBAN TEWAS DIRALAT JADI 90 JIWA

| Selasa, 7 April 2009 | 13:33

TANGERANGNEWS-Jumlah resmi korban yang tewas dalam musibah jebolnya tanggul Situ Gintung dipastikan hanya 90 orang, jumlah tersebut lebih kecil dibandingkan jumlah yang sebelumnya dipublikasi mencapai 100 orang. Dari 90 jiwa yang tewas, 87 teridentifikasi dan tiga orang belum teridentifikasi. Ketua Tim Identifikasi Korban Bencana Alam Kombes Pol Agus Prayitno mengatakan, bahwa kejadian jebolnya tanggul Situ Gintung, di Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jumat (27/03) sekitar pukul 05.00 WIB merupakan kejadian open distarter atau bencana terbuka. Artinya, kata dia, tidak ada mengatahui dengan pasti siapa yang berada di lokasi kejadian pada saat bencana terjadi. “Jadi di sini berbeda dengan peristiwa seperti jatuhnya pesawat. Kalau peristiwa di Posko Pelayanan Terpadu Wisma Kerta Mukti I, Ciputat Timur, Kota Tangsel. Akibat kejadian yang berada diarea terbuka, lanjutnya, maka berdampak kepada jumlah korban yang simpang siur karena korban yang hilang dapat dilaporkan lebih dari satu orang. “Jadi kami tegaskan hanya 90 orang, bukan 100 orang. Jumlah 90 orang ini bisa bertambah jika nanti ada jenazah lagi yang ditemukan,” terang Agus yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya. Didapatinya jumlah warga yang tewas mencapai 90 orang itu, kata dia, berdasarkan pendataan serta setelah dilakukan cross chek ke berbagai sumber termasuk disetiap posko diseluruh instansi terkait. “Bahkan kepada petugas pemakaman,” jelasnya. Agus menjelaskan, berkurangnya jumlah korban yang tewas karena didapati 10 nama yang ganda. Jadi, kata dia, ada satu jenazah menjadi tiga nama. “Misalnya, nama saya Agus, yang lapor kakak saya, istri saya dan anak saya. Padahal hanya satu jenazah,” tukasnya. Dari 90 jiwa yang tewas tersebut, tiga yang belum teridentifikasi adalah satu anak perempuan yang diperkirakan berumur sekitar 2-5 tahun, satu lagi jenazah perempuan yang diperkirakan berusia 20-35 tahun dan jari jemari milik seorang pria dewasa. (adin)
OPINI
Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38

Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill