Connect With Us

Serikat Buruh Minta RUU Ciptaker Perkuat Sektor Pertanian

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 21 Agustus 2020 | 15:15

Ketua Umum Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Jawa Barat Wari Maulana. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dalam situasi ekonomi yang sulit akibat COVID-19, selain investasi asing dan pendekatan ekonomi lainnya, sektor pertanian perlu menjadi perhatian sebagai solusi jangka panjang. Penguatan sektor pertanian sangat jelas merupakan modal membangun ketahanan ekonomi bangsa.

Demikian disampaikan Ketua Umum Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Jawa Barat Wari Maulana kepada media di Tangerang, Jumat (21/8/2020). Menurutnya, selama ini sektor pertanian potensinya sangat kurang mendapat perhatian serius.

“Selama ini pembangunan ekonomi bangsa lebih diarahkan pada industrialisasi manufaktur. Industri pertanian kurang diperhatikan, baik oleh pemerintah maupun generasi muda,” jelasnya.

Padahal, industri berbasis pertanian memiliki pangsa pasar yang pasti, baik di dalam ataupun luar negeri. Selain itu, pertanian terbukti sektor yang tidak terlalu parah terkena dampak krisis.

“Karena itulah, regulasi yang digodok pemerintah dan DPR seperti RUU Cipta Kerja (Ciptaker), juga harus diarahkan untuk lebih menumbuh kembangkan pertanian,” jelas Wari.

Dalam diskusi bertajuk RUU Ciptaker dan Solusi PHK Massal Akibat COVID-19 yang diselenggarakan Pilar Desa Kabupaten Bandung beberapa hari lalu, Wari menegaskan bahwa investasi diperlukan agar teknologi pertanian semakin meningkat.

“Saat masa tanam, air tidak ada. Saat tumbuh, harga pupuk naik dan saat masa panen, negara tidak hadir untuk petani mendapatkan harga yang pantas. RUU Ciptaker seharusnya diarahkan ke situ, kembangkan investasi bidang pertanian, tingkatkan teknologinya. Kita kan punya sumberdaya alamnya,’’ tegasnya.

Dengan cara inilah, nantinya pengangguran dan korban PHK yang besar karena dampak COVID-19 akan cepat terserap ke sektor pertanian, bukan hanya ke manufaktur.

Selain itu dia juga menyoroti dunia usaha Indonesia yang sudah mengalami banyak kendala sebelum COVID-19. Investor asing khususnya di sektor riil, banyak yang hengkang.

Dunia usaha semakin bermasalah ketika COVID-19 merebak di Tanah Air. PHK terjadi di mana-mana, sementara regulasi yang ada dinilai tidak mampu membuat investor tertarik ke Indonesia.

“Kekuatan pokok yang menjadi penolong dalam situasi krisis itu adalah investasi asing. RUU Ciptaker bisa mendorong masuknya para investor asing,” kata Wari.

Dijelaskannya, penguatan investasi untuk pengembangan sektor pertanian perlu diprioritaskan sebagai obyek vital ekonomi negara. Karena pekerjaannya bersifat permanen, sehingga bisa menjadi sumber pendapatan yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat dibanding sektor manufaktur. 

Terkait RUU Ciptaker, Wari memberikan catatan kritis yang mewakili kalangan buruh. Menurutnya, RUU itu memuat aturan-aturan yang cenderung menguntungkan para investor. “Itu kenapa kami kaum buruh menyuarakan hal ini di Istana beberapa waktu yang lalu,” katanya.

Wari berharap, sebagaimana pembahasannya, pengesahan RUU Ciptaker oleh DPR RI dilakukan berdasarkan kluster, dengan membedakan zona industri yang lebih kebal krisis dan zona industri yang lebih rentan. “Bagaimana persisnya pengklusteran itu bisa didiskusikan lebih mendalam lagi,” katanya. (RAZ/RAC)

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

HIBURAN
Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Kamis, 10 September 2026 | 17:43

Swiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill