Connect With Us

Berita Duka, Legenda Bulu Tangkis Nasional Markis Kido Meninggal Dunia

Rachman Deniansyah | Senin, 14 Juni 2021 | 23:03

Adryanti Firdasari sahabat kecil Markis Kido saat diwawancarai TangerangNews di OMNI Hospital Alam Sutera, Senin, 14 Juni 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Markis Kido, legenda pebulu tangkis nasional dikabarkan meninggal dunia. Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin, 14 Juni 2021. 

Mantan pebulutangkis yang pernah meraih medali emas Kejuaraan Olimpiade 2008 itu, diduga meninggal dunia akibat menderita serangan jantung. 

Hal demikian dibenarkan Humas OMNI Hospital Alam Sutera, Angel, saat dikonfirmasi awak media. 

"Saya baru dapat konfirmasi, beliau meninggal saat sampai di rumah sakit sekitar pukul 19.17 WIB, memang sudah berhenti nafasnya dan sudah henti jantung," ujar Angle. 

Hal senada juga diungkapkan, sahabat kecil Markis Kido sekaligus pelatih PB Jaya Raya, Adryanti Firdasari, saat ditemui di OMNI Hospital Alam Sutera. 

Saat dijumpai, Adryanti tampak begitu kehilangan sosok legenda pebulutangkis yang sempat meraih peringkat pertama pemain ganda pria sedunia itu. 

Namun, ia pun tidak mengetahui pasti penyebab kematian Markis Kido tersebut. 

"Tadi dapat kabar dari teman, enggak ada gejala apa-apa. Untuk diagnosa saya kurang tahu," tuturnya. 

Ia mengatakan, jenazah legenda pebulutangkis nasional itu akan dibawa ke rumah duka, tepatnya di kediaman orang tuanya. 

"Rencananya mau dibawa ke Bekasi, rumah mamanya," tandasnya. 

Pantauan TangerangNews.com di OMNI Hospital Alam Sutera, jenazah Markis Kido yang telah berada di dalam ambulance, kini mulai berangkat ke rumah duka.

Keberangkatan mendiang jenazah ke rumah duka, turut disaksikan oleh sejumlah pelatih PB Jaya Raya, fans, dan hingga kerabat almarhum. 

Sekitar pukul 22.20 WIB, jenazah yang telah berada di dalam ambulance mulai di berangkatkan ke rumah duka yang berlokasi di wilayah Bekasi. (RAZ/RAC)

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

TEKNO
Cek Beragam Promo Internet Telkomsel Agar WFH Makin Hemat di Jakarta dan Banten

Cek Beragam Promo Internet Telkomsel Agar WFH Makin Hemat di Jakarta dan Banten

Selasa, 21 April 2026 | 21:43

Mendukung kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan pemerintah di wilayah Jabotabek, Telkomsel menghadirkan beragam solusi konektivitas digital yang andal dan terjangkau.

KOTA TANGERANG
Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Rabu, 22 April 2026 | 18:59

UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Korban Kecamatan Periuk pada BPBD Kota Tangerang berhasil mengevakuasi sebuah biji tasbih yang tersangkut di dalam hidung seorang balita laki-laki berusia tiga tahun.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill