PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert
Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24
Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.
TANGERANGNEWS.com-Markis Kido, legenda pebulu tangkis nasional dikabarkan meninggal dunia. Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin, 14 Juni 2021.
Mantan pebulutangkis yang pernah meraih medali emas Kejuaraan Olimpiade 2008 itu, diduga meninggal dunia akibat menderita serangan jantung.
Hal demikian dibenarkan Humas OMNI Hospital Alam Sutera, Angel, saat dikonfirmasi awak media.
"Saya baru dapat konfirmasi, beliau meninggal saat sampai di rumah sakit sekitar pukul 19.17 WIB, memang sudah berhenti nafasnya dan sudah henti jantung," ujar Angle.
Hal senada juga diungkapkan, sahabat kecil Markis Kido sekaligus pelatih PB Jaya Raya, Adryanti Firdasari, saat ditemui di OMNI Hospital Alam Sutera.
Saat dijumpai, Adryanti tampak begitu kehilangan sosok legenda pebulutangkis yang sempat meraih peringkat pertama pemain ganda pria sedunia itu.
Namun, ia pun tidak mengetahui pasti penyebab kematian Markis Kido tersebut.
"Tadi dapat kabar dari teman, enggak ada gejala apa-apa. Untuk diagnosa saya kurang tahu," tuturnya.
Ia mengatakan, jenazah legenda pebulutangkis nasional itu akan dibawa ke rumah duka, tepatnya di kediaman orang tuanya.
"Rencananya mau dibawa ke Bekasi, rumah mamanya," tandasnya.
Pantauan TangerangNews.com di OMNI Hospital Alam Sutera, jenazah Markis Kido yang telah berada di dalam ambulance, kini mulai berangkat ke rumah duka.
Keberangkatan mendiang jenazah ke rumah duka, turut disaksikan oleh sejumlah pelatih PB Jaya Raya, fans, dan hingga kerabat almarhum.
Sekitar pukul 22.20 WIB, jenazah yang telah berada di dalam ambulance mulai di berangkatkan ke rumah duka yang berlokasi di wilayah Bekasi. (RAZ/RAC)
Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.
TODAY TAGKomisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Di antara amalan yang dianjurkan pada bukan Rajab, khususnya bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj, adalah memperbanyak doa dan munajat kepada Allah SWT.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews