Connect With Us

Kapolda Banten Lepas Pendistribusian Baksos dan Vaksinasi Alumi Akpol

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 18 September 2021 | 19:08

Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto (tengah) melepas pendistribusian Baksos saat acara pendistribusian sembako dan vaksin alumni Akpol 1996-2000 di Mapolda Banten. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com-Kapolda Banten Irjen Pol  Rudy Heriyanto resmi melepas pendistribusian bakti sosial dan vaksinasi massal alumni Akpol Polda Banten Tahun 1996, 1997, 1998, 1999 dan Angkatan Tahun 2000 kepada masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah hukum Polda Banten, Sabtu 18 September 2021.

Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada alumni Akpol Polda Banten tahun 1996, 1997, 1998, 1999, dan angkatan tahun 2000 yang selalu kompak, berbakti, dan bersatu bangkit dari pandemi.

"Sebagai pimpinan saya merasa bangga sekali karena hanya di Polda Banten saja angkatan Akpol alumni ini bisa kompak bersama bahu-membahu untuk menunjukkan loyalitasnya baktinya kepada negara dan bangsa khususnya kepada masyarakat Banten, " kata Rudy Heriyanto dilansir dari Antara.

Terakhir Rudy Heriyanto berharap alumni Akpol Maung Polda Banten terus berkarya untuk negara masyarakat dan bangsa. "Semoga kegiatan baik ini terus kita laksanakan kepada masyarakat Banten yang sangat membutuhkan, hal ini sebagai bentuk pelayanan, perlindungan, dan pengayoman Polda Banten kepada masyarakat," ujar Rudy Heriyanto.

Sementara itu, perwakilan alumni Akpol Tahun 1996, 1997, 1998, 1999 dan Angkatan Tahun 2000, Kombes Pol Edy Sumardi menyampaikan ucapan banyak terima kasih kepada Kapolda Banten, Wakapolda, dan Pejabat Utama Polda Banten yang telah memberi dukungan dan arahan agar membuat suatu terobosan kreatif guyub rekan-rekan para alumni Maung Polda Banten.

"Kegiatan bakti sosial yang sangat luar biasa ini merupakan implementasi dari program pemerintah khususnya dari bapak Kapolri serta akselerasi Vaksinasi kepada masyarakat," Kata Edy Sumardi.

Edy Sumardi mengatakan pihaknya akan mendistribusikan Bansos berupa sembako sebanyak 7.000 paket berisi beras, minyak goreng, dan mie instan, sedangkan total vaksin yang akan didistribusikan sebanyak 5.996 dosis jenis Sinovac.

"Dengan adanya bantuan sosial ini dapat membantu meringankan beban bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 di Provinsi Banten," ujar Edy Sumardi.

Edy Sumardi menyampaikan bahwa di Polda Banten ini didistribusikan secara simbolik paket Bansos kepada perwakilan warga sekitar, ojek online,  ojek pangkalan, tukang becak, dan anak yatim.

Di lokasi yang sama Kabid Humas Polda Banten Akbp Shinto Silitonga mengatakan bahwa kegiatan Baksos yang dilaksanakan Alumni Akpol Tahun 1996, 1997, 1998, 1999 dan Angkatan Tahun 2000 akan dilaksanakan mulai hari Senin hingga akhir September di seluruh wilayah Hukum Polda Banten.

"Alumni Akpol Maung Polda Banten 1996,1997, 1998, 1999 dan Angkatan Tahun 2000 berbakti dan bersatu bangkit dari pandemi bersama dengan TNI dan Pemda sebagai tiga pilar bangsa untuk dapat mengakselerasi program vaksinasi nasional sehingga dapat mendorong tercapainya herd immunity di wilayah hukum Polda Banten," kata Shinto Silitonga.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Dilarang Bawa dan Main Gadget saat di Sekolah

Siswa Dilarang Bawa dan Main Gadget saat di Sekolah

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:00

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gadget atau Gawai di Satuan Pendidikan.

KAB. TANGERANG
Pelaku Begal Sadis yang Tewaskan Driver Ojol di Kosambi Akhirnya Diringkus Polisi

Pelaku Begal Sadis yang Tewaskan Driver Ojol di Kosambi Akhirnya Diringkus Polisi

Selasa, 14 Juli 2026 | 17:50

Pelarian pria berinisial RD alias D, 25, tersangka pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan terhadap pengemudi ojek online berinisial ATP di kawasan Perumahan Villa Taman Bandara, Desa Dadap, Kecamatan Kosambi, akhirnya berakhir.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill