Connect With Us

Pemerintah Gelontorkan Rp11 Triliun untuk Insentif Kartu Prakerja 2022

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 1 Desember 2021 | 14:50

Ilustrasi kartu pra kerja. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah akan melanjutkan program Kartu Prakerja masih akan dilanjutkan pada tahun 2022 terhadap pekerja yang terdampak COVID-19.

Anggaran yang dialokasikan untuk program  ini mencapai Rp11 triliun atau 4,3% dari anggaran jaminan sosial.

"Tahun 2022 program kartu prakerja akan terus dilanjutkan, skema pelaksanaannya bersifat semi bantuan sosial. Dari alokasi dana perlindungan sosial sebesar Rp 252,3 triliun, untuk anggaran kartu prakerja sebesar Rp 11 triliun,” jelas Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu, seperti dilansir dari Kompas, Rabu 1 Desember 2021.

Kelanjutan dari program ini dilakukan dan bersifat regular, akan dimulai dengan mempertimbangkan situasi yang semakin kondusif.

Di sisi lain, pemerintah terus berupaya melakukan evaluasi manfaat program dan perbaikan berkelanjutan dengan meningkatkan tata kelola program agar semakin transparan dan akuntabel

“Peningkatan tata kelola mencakup pengadaan barang/jasa pemerintah, termasuk verifikasi lembaga pelatihan yang diusulkan, dan mitra pltform digital. Selanjutnya efisiensi program kartu prakerja diikuti dengan modul platihan yang semakin variatif,” tambah dia.

Sebagai informasi, tahun 2020, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk kartu prakerja sebesar Rp10 triliun dengan target penerima manfaat sebanyak 5,6 juta.

Namun, realisasinya melebihi target yakni 5,19 juta dengan total anggaran Rp13,4 triliun.

Di tahun 2021, alokasi program kartu prakerja mencapai Rp21,2 triliun yang semula Rp21,2 triliun dengan target 5,97 juta penerima. Per Oktober 2021, realisasi penerima mencapai 2,7 juta penerima dengan total anggaran Rp9,4 triliun.

“Secara akumulatif jumlah penerima program kartu prakerja yang ditetapkan dari awal sampai 30 September 2021 sudah mencapai 12 juta penerima yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia, 514 kabupaten kota,” jelas Febrio.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

BANTEN
Catat, Ini Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 di Tangerang Raya

Catat, Ini Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 di Tangerang Raya

Jumat, 12 Juni 2026 | 04:46

Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 12 Juni 2026, sejumlah titik nonton bareng (nobar) telah disiapkan untuk masyarakat yang ingin merasakan euforia lebih

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill