Connect With Us

Covid-19 Terus Melonjak, Diprediksi Akhir Februari 185 Ribu Lebih Kasus Harian

Tim TangerangNews.com | Jumat, 4 Februari 2022 | 14:02

Ilustrasi Covid-19 yang merebak di Indonesia. (@TangerangNews / Shutterstock)

TANGERANGNEWS.com-Direktur Pascasarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama mengemukakan kasus Covid-19 di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan tajam dalam sebulan terakhir.

"Pada 3 Februari 2022, kasus baru Covid-19 kita melonjak amat tinggi menjadi 27.197 orang dan yang meninggal 38 jiwa. Data kemarin ini menunjukkan jumlah kasus baru meningkat 58 persen, kasus meninggal meningkat 50 persen dari sehari sebelumnya," ujarnya melalui pernyataan tertulis, Jumat 4 Februari 2022, seperti dilansir dari Antara.

Ia menyebutkan, dalam sebulan terakhir terjadi kenaikan kasus harian Covid-19 hingga 100 kali lipat jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 3 Januari 2022 yang berjumlah 265 orang dengan kasus meninggal lima orang.

Tjandra Yoga yang juga pakar ilmu kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu, memperkirakan angka kasus akan terus meningkat pada hari-hari berikutnya walaupun tidak mudah untuk memprediksi angkanya.

"Prediksi 'Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME)' University of Washington menyebutkan kasus harian Covid-19 di Indonesia pada akhir Februari 2022 akan melonjak lebih dari 185 ribu kasus," katanya.

Di pertengahan Maret 2022, IHME memperkirakan angka kasus bisa mencapai lebih dari 275 ribu orang dan tembus 387.850 orang per hari pada April 2022 dengan kematian mencapai 144 kasus per hari.

Untuk itu, ia mendorong seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan serta langkah antisipasi yang tepat. "Prediksi memang dapat saja tepat atau kurang tepat, atau bahkan tidak tepat. Tetapi setidaknya ini dapat jadi bahan kewaspadaan dan mitigasi," ujarnya.

Adapun sebelumnya pemerintah memperkirakan puncak kasus Covid-19 terjadi pada akhir Februari atau awal Maret 2022 dengan jumlah kasus yang diprediksi dapat mencapai enam kali lipat dari puncak gelombang Delta tahun lalu.

Mantan Direktur WHO Asia Tenggara itu, mengatakan Presiden Joko Widodo pada 31 Januari 2022 telah meminta agar pembelajaran tatap muka (PTM) dievaluasi sebagai salah satu upaya dalam menekan laju penambahan kasus.

Selain itu, pada 3 Februari 2022, kata dia, pemerintah juga melakukan serangkaian evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sebagai kunci penting untuk pengendalian Covid-19.

"Kalau kasus baru kemarin adalah 27.197 orang, maka kita ingat bahwa kasus baru pada 3 Juli 2021 adalah hampir sama juga, yaitu 27.913 orang dan ketika itu di tahun lalu mulailah diberlakukan PPKM darurat," ujarnya.

Berdasarkan laporan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, tren perawatan pasien Covid-19 berdasarkan data laporan daring rumah sakit per Rabu 2 Februari lalu, mencapai 13.917 pasien dengan rincian 2.613 pasien suspek atau "probable" dan 11.304 pasien konfirmasi Covid-19.

Sebanyak 2.249 pasien terkonfirmasi Covid-19 tersebut dilaporkan tanpa gejala atau asimptomatik, gejala ringan 7.564 pasien, gejala sedang 1.382 pasien, gejala berat 90 pasien, dan kritis 19 orang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Gegara Sebabkan Antrean Panjang, Boom Gate Parkir Digital Stadion Benteng Reborn Bakal Ditambah

Gegara Sebabkan Antrean Panjang, Boom Gate Parkir Digital Stadion Benteng Reborn Bakal Ditambah

Rabu, 5 Agustus 2026 | 19:56

PT Tangerang Nusantara Global (PT TNG) mengevaluasi sistem parkir digital di kawasan Stadion Benteng Reborn setelah muncul antrean panjang kendaraan pada akhir pekan lalu.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill