Connect With Us

Pengamat Sebut Airlangga Sosok Paling Diinginkan Gantikan Jokowi

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 26 Juni 2022 | 16:06

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pengamat politik dari Universitas Andalas Asrinaldi menilai peluang Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sangat besar di Pilpres 2024. 

"Hasil survei LSI menunjukkan, Airlangga menjadi sosok yang paling diinginkan menggantikan Presiden Joko Widodo dengan alasan kinerjanya," katanya, Minggu 26 Juni 2022.

Asrinaldi menuturkan, publik sudah melihat kinerja Airlangga yang dinilai bermanfaat untuk kehidupan perekonomian masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan kemampuannya menjalankan amanah dari Presiden Jokowi di sektor ekonomi.

Terlebih, Airlangga menjadi sosok sentral penanganan pandemi Covid-19 yang dinilai sukses di Indonesia.

“Peran Menko Perekonomian dalam membantu penanganan ekonomi ditengah Covid-19 layak diapresiasi,” tuturnya.

Asrinaldi menambahkan, dengan penilaian kinerja yang baik oleh masyarakat tersebut, Ketua Umum Partai Golkar itu memiliki peluang besar memenangi Pilpres 2024.

Meskipun, Airlangga harus menantang kandidat calon presiden lain yang juga sering muncul dalam hasil survei sejumlah lembaga.

"Peluang Airlangga jadi Capres 2024 sangat besar meskipun harus bersaing dengan tokoh nasional seperti Prabowo, Puan Maharani, Ganjar Pranowo atau Anies Baswedan," ujarnya.

Menurut Asrinaldi, Airlangga kini juga mulai dikenal di kalangan milenial. Terlebih, Menko Perekonomian itu kerap mendorong mahasiswa dan generasi muda untuk menjadi entrepreneur baru atau UMKM baru.

Seperti sering disampaikan Airlangga, UMKM menjadi salah satu mesin pendorong perekonomian nasional di tengah hantaman pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Airlangga Hartarto menjadi sosok yang paling diinginkan responden untuk bisa menjadi presiden 2024, berdasarkan riset Laboratorium Survei Indonesia. Airlangga dipilih sebanyak 28,2 persen dari 2.080 responden LSI.

“Nama Airlangga Hartarto paling banyak dipilih oleh responden dengan tingkat keterpilihan sebanyak 28,2 persen, disusul Ganjar Pranowo dipilih sebanyak 10,8 persen, Prabowo Subianto 9,2 persen,” ujar Editor LSI Albertus Dino dalam rilis hasil surveinya, Sabtu 25 Juni 2022.

Albertus menambahkan, nama Airlangga juga menjadi pejabat publik yang dinilai kebijakannya paling bisa dirasakan masyarakat.

Sebanyak 48,3 persen responden setuju kebijakan Airlangga paling bisa dirasakan dan bermanfaat terhadap kehidupan keluarga dibandingkan kandidat capres lainnya yang saat ini duduk di pemerintahan.

Di urutan kedua nama Ganjar Pranowo kembali muncul sebagai pejabat publik yang kebijakannya berpengaruh positif pada kehidupan masyarakat.

Hasil survei yang menempatkan Airlangga sebagai kandidat calon presiden yang paling diinginkan publik ini, sejalan dengan temuan terkait kriteria yang paling diinginkan responden memimpin pemerintahan setelah Presiden Joko Widodo-Maruf Amin.

Hasil survei LSI menemukan sebanyak 91,7 persen responden menginginkan sosok presiden yang mampu memperbaiki perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BISNIS
1.464 Bisnis Baru Menjamur di Gading Serpong, Summarecon Serpong Ambil Peluang Lewat City Gate

1.464 Bisnis Baru Menjamur di Gading Serpong, Summarecon Serpong Ambil Peluang Lewat City Gate

Senin, 15 Juni 2026 | 19:15

Pertumbuhan investasi di Kabupaten Tangerang ikut mendorong perubahan wajah Gading Serpong dari kawasan hunian menjadi salah satu koridor komersial baru di barat Jakarta.

KOTA TANGERANG
Sky Bridge Penghubung Stasiun Batuceper-Terminal Poris Plawad Bakal Dibangun 2027

Sky Bridge Penghubung Stasiun Batuceper-Terminal Poris Plawad Bakal Dibangun 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 17:25

Pembangunan jembatan penyeberangan layang (Sky Bridge) yang akan menghubungkan langsung Stasiun Batuceper dengan Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang ditargetkan mulai realisasi tahun 2027.

OPINI
Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Senin, 15 Juni 2026 | 20:21

Kenaikan harga BBM jenis Pertamax seolah diposisikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil karena harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Sekilas, kebijakan ini tampak tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill