Connect With Us

Tawuran di Tangerang Makin Marak, Orangtua Wajib Tahu Cara Cegah Anak Terlibat

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 3 November 2022 | 14:17

Empat remaja diduga hendak tawuran diamankan petugas di Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis, 20 Oktober 2022. (Polres Metro Tangerang Kota / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa tawuran tengah marak terjadi di Tangerang sampai menimbulkan korban luka maupun jiwa. Hal ini tentunya meresahkan masyarakat, khususnya para orangtua.

Menurut data yang dihimpun TangerangNews, sejak awal hingga akhir bulan Oktober 2022 saja ada sekitar 11 kasus tawuran yang telah terjadi, maupun digagalkan Kepolisian di Tangerang.

Menyikapi kecenderungan tawuran yang melanda anak usia pelajar perlu kerjasama dari berbagai pihak. Tidak hanya pihak aparat keamanan, orangtua pun memiliki peranan penting sebagai pihak paling terdekat dari anak untuk memastikannya terlindungi dari bahaya tawuran.

Meski telah banyak dilakukan edukasi oleh pihak luar seperti Kepolisian yang mengunjungi tiap sekolah, nampaknya belum menyurutkan aktivitas tawuran para pelajar, sehingga di sinilah peran orangtua sebagai elemen pendukung menjadi penting.

Melansir dari theasianparent.com, Kamis, 3 November 2022, berikut upaya untuk mencegah anak agar tidak terlibat dalam tawuran:

 

Perhatikan Setiap Kegiatannya

Perhatikan kegiatannya sebelum ataupun bahkan setelah pulang sekolah. Perhatikan peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar yang berpotensi ditiru anak lantaran salah satu penyebab mereka terlibat tawuran karena meniru, bisa dari pengaruh tontonan, bacaan, ataupun gim yang dimainkannya. 

 

Kenali Teman-teman Dekatnya 

Efek dari pergaulan yang salah sangat berpengaruh pada anak yang terlibat tawuran. Karena itu, orangtua perlu mengetahui dengan siapa anak biasa bergaul, terutama saat di sekolah. Dengan mengenal mereka, orang tua bisa mencegah kemungkinan pengaruh buruk yang bisa ditularkan. 

 

Arahkan ke Kegiatan Positif 

Usia remaja umumnya sedang dalam masa yang aktif dan penuh semangat. Jika energi tersebut tidak diarahkan dengan benar, bisa merujuk pada terjerumusnya anak ke kegiatan semacam tawuran. Peran orangtua harus mengenali apa yang menjadi kesenangan anak, pahami dan salurkan energi tersebut ke kegiatan positif sesuai hobi atau kegemaran anak.

 

Berkomunikasi dengan Pihak Sekolah Tentang Perkembangan Belajarnya

Meski telah memasuki sekolah, bukan berarti tanggung jawab orangtua terhadap pendidikan anaknya akan lepas begitu saja. Orangtua pun perlu tahu seperti apa perkembangan anaknya ketika berada di sekolah, seperti perkembangan belajarnya, perilakunya, dan bagaimana interaksi dengan teman-temannya di sekolah.

Hal tersebut dapat dikoordinasikan dengan pihak sekolah, lebih tepatnya kepada wali murid dari si anak. Selain itu, bangun kedekatan bersama anak dengan dengan menawarkan menjemput anak setiap pulang sekolah. Beri pengertian kepada anak untuk selalu meminta izin saat pulang terlambat dan memberi tahu ke mana ia akan pergi dan dengan siapa ia pergi.

Meski terlihat posesif, beberapa cara tersbut dapat membantu untuk upaya mencegah anak terlibat tawuran yang hanya menimbulkan kerugian.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

BANDARA
Imigrasi Bandara Soetta Amankan 11 WNA di Apartemen dan Perusahaan Tangerang

Imigrasi Bandara Soetta Amankan 11 WNA di Apartemen dan Perusahaan Tangerang

Kamis, 5 November 2026 | 20:04

Diduga melanggar batas waktu izin tinggal, sebanyak 11 orang warga negara asing (WNA) diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta).

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill