Connect With Us

Ujian SIM Dinilai Sulit, Polri Bakal Terbitkan Buku Panduan

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 4 Januari 2023 | 15:48

Ilustrasi ujian SIM. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Banyak masyarakat menganggap ujian surat izin mengemudi (SIM) terlampau sulit, sehingga kerap menggunakan cara-cara curang seperti membayar calo atau petugas alias pungli.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi mengatakan, pihaknya akan menerbitkan buku guna mengedukasi masyarakat terkait ujian surat izin mengemudi (SIM).  

"Kita upayakan dengan pendidikan masyarakat. Semoga satu bulan tak terlalu lama saya sudah sampaikan ke Dir Regident bahwa kita launching buku tentang soal SIM jadi masyarakat bisa belajar dahulu sebelum ujian," kata Firman seperti dikutip dari kontan.co.id, Rabu 4 Januari 2023.

Menurut Firman, ia tidak habis pikir jika dengan buku tersebut masih banyak yang tidak lulus uji SIM.

Firman mengimbau masyarakat agar dapat mematuhi dan memahami aturan lalu lintas yang ada. Ia pun menyoroti peran orang tua untuk mengawasi anaknya.

 "Jadi masyarakat yang ada di jalan harusnya sudah ketahui aturan lalin. Kalau masih ada masyarakat yang tidak tahu, berarti orangtuanya izinkan anaknya, nah orangtuanya yang tanggung jawab. Kita tidak mau saling lempar antara polisi dan petugas," ujar Firman.   

Ia meminta dukungan dari masyarakat agar Polri dapat terus berbenah dan memberikan pelayanan, khususnya pelayanan kendaraan lalu lintas menjadi lebih baik dan semakin mudah.

"Doakan saja semoga Dir Regident bisa segera selesaikan ini, kita lapor Kapolri agar segera di-launching bahwa masyarakat bisa belajar sebelum ujian itu, satu," ucap dia.

Firman menegaskan, penegakan hukum yang efektif lantaran adanya sinergi antara masyarakat, aturan, dan petugas kepolisian.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Curanmor yang Todongkan Senpi di Cikupa Tangerang

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Curanmor yang Todongkan Senpi di Cikupa Tangerang

Senin, 9 Februari 2026 | 23:31

Polisi telah mendapatkan identitas pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menodongkan benda diduga senjata api (senpi) karena kepergok warga saat beraksi di Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
PLN Jaga Keandalan Listrik di Puncak Hari Pers Nasional 2026 Banten

PLN Jaga Keandalan Listrik di Puncak Hari Pers Nasional 2026 Banten

Senin, 9 Februari 2026 | 19:38

Dalam rangka memastikan seluruh rangkaian acara Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Lapangan Masjid KP3B, Kota Serang, Banten

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill