KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Mudik merupakan salah satu tradisi dalam lebaran yang selalu ditunggu-tunggu usai tetunda selama beberapa tahun ke belakang lantaran adanya pandemi Covid-19.
Melakukan perjalanan mudik tentunya perlu memperhatikan beberapa hal agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Berikut adalah beberapa tips mudik Lebaran 2023 yang aman dan nyaman:
Pilih moda transportasi yang aman
Pilih moda transportasi yang aman dan terpercaya, seperti mobil pribadi atau transportasi umum yang memiliki fasilitas dan kenyamanan yang dapat menunjang dalam perjalanan.
Persiapkan perjalanan dengan matang
Sebelum berangkat, persiapkan perjalanan dengan matang, seperti membawa perlengkapan pribadi dan keperluan selama perjalanan.
Pastikan juga untuk membawa persediaan makanan dan minuman yang cukup untuk menghindari makan di tempat-tempat yang ramai.
Menjaga protokol kesehatan
Meski kasus positif Covid-19 telah makin melandai, tidak ada salahnya untuk tetap menjaga protokol kesehatan, misalnya mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.
Hindari bepergian saat puncak mudik
Untuk menghindari kemacetan, hindari bepergian pada saat puncak mudik Lebaran.
Sebaiknya berangkat beberapa hari sebelum atau setelah Idul Fitri, sehingga Anda dapat menikmati waktu bersama keluarga tanpa harus merasa tergesa-gesa.
Jaga kesehatan setelah mudik
Setelah pulang dari mudik lebaran, sebaiknya menjaga kesehatan agar dengan istirahat cukup dan konsumsi makanan bergizi seimbang agar tubuh dapat kembali beraktivitas usai libur panjang.
Itulah beberapa tips mudik Lebaran 2023 yang dapat membantu Anda melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGOmbudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna yang dinilai terdapat relasi kuasa di dalamnya.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan tidak akan memberikan pendampingan maupun bantuan hukum kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews