Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan memberi perlindungan anak dari aksi perundungan atau bullying, bukan hanya kewajiban orang tua, tapi semua pihak.
Sebab tidak semua anak memiliki orang tua disampingnya, khususnya para anak yatim dan piatu.
"Perlindungan ini penting untuk semua anak, karena tidak semua anak terlindungi, sebab ada yang ditinggal oleh orang tuanya baik meninggal dunia atau bekerja menjadi tenaga kerja di luar negeri," ujar Tri Rismaharini seperti dilansir dari Antaranews, Kamis 9 November 2023.
Hal ini menanggapi aksi bullying terhadap anak yang belakang sering terjadi. Menurut Risma, bullying ataupun kekerasan tidak bisa dibiarkan saja.
"Tidak hanya orang tua tetapi anak-anak juga harus melindungi kawan-kawannya. Sebab semua bisa terjadi kepada siapapun jadi jangan saling menyakiti," ungkapnya.
Risma mencontohkan upaya perlindungan tersebut salah satunya dengan memberikan perhatian kepada perilaku anak yang ada di sekitar. Jadi tidak cukup dengan memberikan materi saja.
"Sebab melindungi anak ini lebih lebih penting dari segalanya," ucapnya.
Menurut dia, perlindungan tersebut pun harus diberikan kepada anak yatim piatu, sebab mereka dilindungi Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 34.
"Saat mereka tidak punya orang tua maka negara harus hadir sebagai penggantinya, jadi jangan sakiti mereka tapi jaga mereka," tambah Risma.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengerahkan sebanyak 230 tenaga kesehatan (nakes) untuk memeriksa kesehatan dan vaksinasi 2.090 calon jamaah haji sebelum diberangkatkan menuju tanah suci, pada Minggu 26 April 2026 mendatang.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews